MAN Bengkalis Kirim 21 Pelajar ke Kampung Pinggir

Madrasah Aliyan Negeri (MAN) Bengkalis, kembali mengirimkan 21 siswanya ke Pare Provinsi Jawa Timur atau lebih dikenal dengan sebutan Kampung Inggris. Para pelajar tersebut akan menetap selama 6 bulan di Pare guna lebih memantapkan penguasaan bahasa Inggris.

Acara pelepasan para pelajar tersebut dilakukan oleh Wabup, H Suayatno bertempat di rumah dinas Wabup. Turut hadir, selain Kepala MAN, H Sudirman MP, terlihat juga, Kepapa UPT Disdik, para guru MAN dan sejumlah wali murid.

Dalam arahan singkatnya, Wabup mengatakan, apa yang dilakukan oleh MAN Bengkalis dengan mengirimkan sejumlah siswanya ke Kampung Inggris sejak beberaa tahn terakir merupakan langkah tepat.

“Saya mengpresiasi kegiatan ini. sebuah kegiatan yang positif yang dilakukan leh MAN Bengkalis,” ujar Wabup, Kamis (28/8).

sebagai sarana komunikasi global, kata Wabup, bahasa Inggris harus dikuasai secara aktif baik lisan maupun tulisan.  Sebagai bahasa pergaulan dunia, bahasa Inggris bukan hanya sebagai kebutuhan akademis, karena penguasaannya hanya terbatas pada aspek pengetahuan bahasa saja melainkan sebagai media komunikasi global.

Dalam kesemptan tersebut, Suayatno juga mengatakan bahwa keberadaan Madrasah di tengah masyarakat sangat dibutuhkan guna mendukung akselerasi peningkatan kualitas sumberdaya manusia. Apalagi saat ini madrasah sudah cukup maju dengan melengkapi fasilitasnya sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan zaman. Pada dasarnya madrasah mampu menjadi solusi terhadap berbagai persoalan kemasyarakatan.

Lulusan madrasah tidak kalah dengan lulusan sekolah umum, karena belajar di madrasah tidak hanya mendapatkan ilmu-ilmu umum, juga memiliki wawasan kepribadian Islami yang kuat. Dengan demikian kata Wabup, para peserta didik dapat meraih dua kebahagiaan secara seimbang, yaitu kebahagiaan dunia dan akhirat.

“Sekali lagi saya sampaikam bahwa Keputusan pihak Madrasah Aliyah Negeri (MAN) mengirimkan 21 pelajar ke Pare Kampung Inggris merupakan tindakan yang sangat bijak. Hendaknya keputusan ini diikuti oleh sekolah-sekolah lain, sehingga para pelajar kabupaten Bengkalis dapat terampil berkomunikasi dalam bahasa Inggris,” ujar Suayatno.

Dalam kesempatan tersebut, Wabup juga menyampaikan bahaya narkoba kepada pelajar. Di Kabupaten Bengkalis kata Wabup,  kasus narkoba peringkat kedua di Riau setelah Pekanbaru. “Pengguna narkoba di Bengkalis hampir 90%  berusia 18 sampai 20 tahun. Begitu juga dengan HIV/AIDS juga peringkat ke II di Riau,”ungkap Wabup.(mpr/babam)

Berita Terkait

Peduli Sosial, Wakil Bupati Labuhanbatu Buka Khitanan Ceria Sambut 1448 H

Labuhanbatu, portalriau.com- Wujud kepedulian terhadap masyarakat terus ditunjukkan Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu. Dalam rangka menyambut fajar 1448 Hijriah, Wakil Bupati Labuhanbatu, H. Jamri, ST, secara resmi…...

Senyum Syukur Warga Pematang Pudu dan Buluh Manis Sambut Paket Sembako Murah

DURI, --Portalriau.com--30 Juni 2026 – Pagi itu, Kamis (25/6/2026), suasana di Pudu Field, Duri, Kabupaten Bengkalis terasa berbeda. Sejak matahari belum tinggi, ratusan warga dari…...

Wakil Bupati Labuhanbatu Resmikan KCP Bank Sumut Sei Berombang ,Perkuat Akses Layanan Keuangan Masya

Labuhanbatu, Portalriau.com- Wakil Bupati Labuhanbatu H. Jamri, ST., meresmikan Kantor Cabang Pembantu (KCP) PT Bank Sumut Sei Berombang, Kecamatan Panai Hilir, Kamis (25/06). Peresmian ini…...

Lantik 52 Pejabat Baru, Bupati Labuhanbatu: Disiplin tanpa diawasi, bertanggung jawab tanpa diminta

Labuhanbatu,Portalriau.com- Bupati Labuhanbatu dr. Hj. Maya Hasmita Sp.OG. M.KM secara resmi melantik 52 pejabat baru yang terdiri dari Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP), Pejabat Administrator,…...

Syarat Makna Dan Budaya, Wabup Labuhanbatu Hadiri Tradisi Sedekah Bumi di Panai Hilir

Labuhanbatu, Portalriau.com- Wakil Bupati Labuhanbatu, H. Jamri, menghadiri prosesi adat ritual tradisi Sedekah Bumi yang digelar khidmat oleh masyarakat Desa Wonosari, Kecamatan Panai Hilir, pada…...