Ratusan Pelajar di Kecamatan Batang Peranap Ikuti Penyuluhan Penyalahgunaan Narkoba

RENGAT-Ratusan pelajar SMP dan SMK di Kecamatan Batang Peranap mengikuti penyuluhan penyalahgunaan narkoba dan Penyakit Menular Seksual (PMS) yang diselenggarakan Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kabupaten Inhu, Kamis (12/6) di Mushalla SMKN 1 Batang Peranap.
 
Kegiatan ini merupakan bagian dari penyuluhan penyalahgunaan narkoba dan PMS pada 14 kecamatan se Kabupaten Inhu yang diselenggarakan Dinsosnakertrans Inhu. “Kecamatan Batang Peranap merupakan lokasi keempat, sebab sebelumnya penyuluhan ini sudah dilaksanakan di Kecamatan Rengat, Rengat Barat dan Sei Lala," ujar Kepala Dinsosnakertrans Inhu Kuwat Widiyanto didampingi Kasi Pelayanan dan Rehabilitasi, Penyandang Cacat dan Ekstrauma, Alfiat.
 
Diungkapkan Alfiat, sasaran penyuluhan penyalahgunaan narkoba dan PMS ini adalah para pelajar SMP dan SMA sederajat se Kabupaten Inhu. Sebab pelajar SMP dan SMA merupakan generasi muda penerus bangsa yang harus bebas dari penyalahgunaan narkoba.
 
Melalui penyuluhan ini, diharapkan pelajar dapat mengetahui jenis-jenis penyalahgunaan narkoba serta dampaknya bagi diri maupun lingkungan sosial yang lebih luas. Mereka juga diharapkan mampu menjadi pelopor untuk terus mensosialisasikan dampak penyalahgunaan narkoba di lingkungan masing-masing, paparnya.
 
Sementara itu, narasumber penyuluhan penyalahgunaan narkoba dan PMS, Ipda N Syamsiar dari Polres Inhu mengungkapkan belakangan banyak pelajar yang harus mendapatkan rehabilitasi di Rumah Sakit Jiwa Pekanbaru akibat penyalahgunaan narkoba. Bahkan yang paling memprihatinkan, beberapa pelajar diketahui terlibat penyalahgunaan lem sehingga berdampak pada syaraf mereka.
 
Pada kesempatan itu, Ipda N Syamsiar juga menyebutkan beberapa jenis narkoba seperti heroin, ganja, sabu-sabu, ekstasi, minuman beralkohol hingga jenis-jenis obat penenang yang sering disalah gunakan. Seluruh jenis penyalahgunaan narkoba tersebut memiliki dampak buruk bagi para pemakainya mulai dari terganggunnya konsentrasi belajar, malas, gangguan penyakit paru-paru hingga kanker serta kematian.
 
Dan secara hukum, ancaman bagi pemakai dan pengedar narkoba bisa mencapai 20 tahun penjara. Karena itu, ketika kita sudah terjerumus pada penyalahgunaan narkoba, maka masa depan kita akan hancur, jelasnya.
 

Ipda N Syamsiar juga mengajak kepada pelajar yang memiliki persoalan pribadi maupun rumah tangga untuk menyampaikannya pada teman yang bisa dipercaya dan guru Bimbingan Konseling di sekolah. Selain itu, upaya paling ampuh agar terhindar dari dampak penyalahgunaan narkoba adalah mendekatkan diri kepada Allah SWT

Berita Terkait

Inovasi SERUMPUN, SD Negeri 15 Rantau Selatan Raih Support Lintas Sektor, Dinas PPPA Turut Serahkan

Labuhanbatu, Portalriau.com- Suasana Puncak Program SERUMPUN di SD Negeri 15 Rantau Selatan pada Jumat (2/10/2026) berlangsung penuh kehangatan dan semangat kebersamaan. Kegiatan bertajuk “Sedekah Segenggam…...

Bupati Maya Hasmita Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2026

Labuhanbatu, Portalriau.com- Bupati Labuhanbatu dr. Hj. Maya Hasmita, Sp.OG., MKM., bertindak sebagai Inspektur Upacara pada peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026 yang digelar di halaman…...

Musrenbang Kecamatan Mandau Tahun 2026, Camat Riki Sesalkan Masyarakat Buang Sampah Sembarangan

DURI –Portalriau.com-- Bupati Bengkalis Ibu Kasmarni, S.Sos., M.MP., pada hari ini Rabu (28/01/2026), membuka Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Mandau, perencanaan tahun 2027, yang mana…...

Semangat Kemerdekaan Membara, Camat Mandau Riki Rihardi Pimpin Upacara HUT Ke-81 RI

Mandau, Portalriau.com---Suasana khidmat menyelimuti Lapangan Kantor Camat Mandau saat digelar Upacara Penaikan Bendera Merah Putih memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin 17 Agustus 2026…...

Usman Bahri S.A.P Anak Suku Sakai asli, Pengusaha Muda lokal pertama menjalankan proyek RIG di PHR

DURI,— Portalriau.com--Pertama dalam sejarah perminyakan di Indonesia khusus nya di Riau. "Usman Bahri S.A.P".,sang anak Sakai yg berhasil menjadi putra daerah lokal pertama yang berhasil…...