Bocah Tewas Terapung Saat Sang Ibu Terlelap Ketiduran
MANDAU-Bocah bernama Rehan( 3 thn) tewas terapung di sumur belakang rumah saat sang ibu ketiduran.
Warga Sebangar RT 02/RW 08,Amai (28)kaget saat terbangun mendapati sang anak telah pergi, diduga ke sumur dari pintu depan melewati samping rumah.
Menurut keterangan warga Panjaitan salah seorang tetangga korban mengatakan, jeritan si ibu menghentakkan warga sekitar dan melihat apa yang sedang terjadi.
"Amai (ibu anak) menjerit menangis sambil minta tolong bahwa anaknya tenggelam ke sumur"tuturnya menceritakan kejadian.(Kamis 19/03)
Penuturan Panjaitan,terlihat bocah telah mengapung di sumur dalamannya diperkirakan 2 m , dia bersama warga lainnya mencoba melakukan pertolongan pertama sampai akhirnya di bawa ke klinik terdekat,
"kondisi anak telah terlihat terapung tanpa pakaian,langsung di larikan ke Klinik Simpang bangko naas keadaan sang bocah telah tidak bernyawa lagi,"terangnya.
Dari keterangan sang ibu ke pada warga, bermula hendak menidurkan anak terlebih dahulu mengunci pintu dapur , tanpa sadar tertidur ,begitu terbangun sang anak tidak ada dalam pelukannya,
"seperti biasanya Rehan lewat tengah hari minta tidur, saat saya terbangun tidak ada dan saya mencari sambil memanggil namanya,"cerita Amai sambil menangisi sang anak yang telah terbujur kaku.
Seperti di ketahui warga ,Amai yang berasal dari Pariaman, pindahan dari Dumai hidup berdua bersama si anak tanpa suami yang telah bercerai.Untuk memenuhi kebutuhannya kesehariaannya Amai berjualan warung kecil kecilan.
Sumur tempat musibah biasanya kering, saat penghujan berisi air sehingga biasanya Amai bersama anaknya mandi
menumpang di tempat tetangga.
Mengetahui ada warga mendapat musibah Ketua RT Riki Regar, Kapos Pam Simpang Bangko Ipda Daim serta aparat desa lainnya melihat langsung tempat kejadian.
Dalam keteranganya Pos Pam Ipda Daim mengatakan, hal ini merupakan sebuah musibah serta kelalaian.
Menghimbau warga yang bermukim di pinggiran sungai serta jalan raya agar lebih waspada,
"bagi warga yang memiliki anak kecil agar lebih berhati hati , terlebih saat musim hujan ,buatlah pagar agar anak tidak leluasa meninggalkan rumah,"himbau Ipda Daim. (mpr/Nurt)