Luar Biasa, Pengunjung Obyek Wisata Kawasan Gunung Bongsu Membludak
ROKAN HULU-Menikmati dan mengisi hari libur Hari Raya Idul Fitri 1437 H Tahun 2016, ratusan ribu masyarakat dari berbagai penjuru tumpah-ruah, mengunjungi berbagai wisata di Rokan Hulu (Rohul), khususnya kawasan obyek Gunung Bongsu dan Masjid Agung Nasional Islmic Center (MANIC).
Masyarakat menilai di bawah jari-jemari halus serta ketulusan dan keikhlasan, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Kadisbudpar) Rohul, Yurikawati yang membuat obyek ini benar terkelola, meskipun belum sempurna, namun cukup untuk menghipnotis ribuan masyarakat dari berbagai penjara.
Dari keseriusan tersebut, para Tokoh Masyarakat Rohul berpendapat kalau pejabat ini dinilai profesional, lihai, serius dan bertanggung jawab, kemudian layak diberikan kesempatan untuk lebih giat mengelola wisata di Negeri Seribu Suluk, sehingga hal ini menjadi kearifan lokal yang bisa memberikan inkam bagi pemerintah daerah, setidaknya bagi masyarakat tempatan.
Katakan saja, obyek wisata di Lingkungan Gunung Bongsu, seperti Cibogas, Air Hapanasan, Air Panas, Goa Sikafir, Batu Gajah, Aek Matua, MANIC Rohul dan lainnya, daya maghnet obyek ini, membuat pengunjung penuh sesak dan sangat membludak.
"Bukti suksesnya program kerja Disbudpar Rohul Yurikawati," Demikian disampaikan salah satu masyarakat Rohul H. Sarkawi SE, Jumat (8/7).?
?Menurutnya, layak untuk dipertahankan menjadi penjabat selanjutnya di Disbudpar tersebut, walaupun masih ada yang perlu dipoles pada pembenahan di areal Pariwisata tersebut.? "Kita beri apresiasi kepada Kadisbudpar Rohul atas keberhasilannya dalam memajukan obyek wisata di Negeri Seribu Suluk ini," puji Sarkawi?
Kunjungan masyarakat mulai dari hari kedua lebaran Idul Fitri, sangat antusias, pengunjung menikmati keindahan panorama yang ditumbuhi kehijauhan daun pepohonan disekeliling areal wisata, juga ada Out bound?.
Di areal seluas 8 Ha ini. Terdapat sumber air panas gejala Pos Vulkanis dengan suhu 56 sampai 60 derajat celcius dengan debit air lebih besar. terletak di Kawasan Wisata Gunong Bongsu, Kecamatan Rambah sekitar 5 KM dari Kota Pasir Pengaraian.?
?Selain ada tempat mandi air panas untuk orang dewasa dan anak-anak, ada juga Orgen Tunggal merupakan hiburan para pengunjung dengan mempersikan seluruh penggemar musik untuk menyumbangkan lagu idamannya.?
?Di sekeliling areal juga berjejeran pedagang yang menjajakan berbagai makanan dan minuman, terasa sangat keakraban menawari dagangan pengunjung untuk menikmati dagangan mereka, juga terlihat panitia sibuk dalam pengaturan parkir Roda Dua dan Roda Empat yang digunakan para pengunjung.
Pantauan ribuan pengunjung menikmati keindahan Alam wisata Hawa Panasan, mereka duduk santai di bawah pepohonan yang dihembus angin sepoi-sepoi, saling bergantian anak-anak mandi di kolam air panas yang sudah dibangun oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Pemkab Rohul.?
?Sementara itu salah satu panitia yang dikonfimasi, berapa jumlah pengunjung selama dua hari ini, jawabnya tidak mengetahui, namun untuk Karcis masuk Dewasa Rp 5.000 anak Rp 3 000 Parkir Honda 5 000 sedangkan parkir mobil 10 000.?
?"Untuk selanjutnya, silahkan melalui Ibu Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan," tutupnya?.
Salah seorang pedagang Air Tebu, di Obyek Wisata Batu Ggajah, Coka Siregar mengaku dari jualan air tebu bisa menghasilkan keuntungan yang luar biasa. "Alhamdulillah kalau kini meskipun dengan berjualan air tebu, gak sulit mendapatakan uang Rp 3 juta, perhari mungkin nikmat dari tuhan setelah lebaran baru dikucurkannya," terangnya dengan wajah berseri-seri diikuti dengan sunggingan senyum.
Salah seorang pengunjung di Wisata Cibogas, Wirdah (26) mengaku cukup bagus pengelolaan dan penataan dari pemerintah, mau cari makanan apapun ada di tempat ini. "Memang harganya agak mahal tapi masih wajar ini tempat wisata, namun pelayanan cukup bagus, kita mendapat jajanan sambil menikmati indah dana Cibogas, namun orangnya terlalu banyak sehingga kita kurang nyaman karena berdesak-desakan," papar gadis cantik yang mengakui berprofesi sebagai Bidan di salah satu Rumah Sakit di Kota Dumai.
Termasuk pengunjuk yang ada di MANIC Rohul, Amran, warga Kabupaten Padang Lawas (Palas), mengaku pengelolaan wisata memang cuku bagus namun orangnya terlalu banyak, tidak sebanding tempat yang ada. "Sehingga kita kurang nyaman, saya sudah menjelajahi muali Cibogas, Air Panas, Gua Sikafir, hingga terakhir di Islamic Center ini," urainya.
Sementara itu, secara terpisah Kadisbudpar Rohul, kalau pembangunan obyek tersebut, memang masih jauh dari harapan, karena fasilitas bagi sangat minim, namun kedepan link sektor akan mendukung pembangunan.
"Termasuk Pemprov Riau sudah meninjau dan mempelajari lokasi objek wisata Gunung Bongsu tersebut, kita harapkan kedepannya pembangunan lebih, terkait apresiasi masyarakat itu, saya rasa kita semua manusia punya kelebihan dan kekurangan, jadi kita saling bahu-membahu untuk yang terbaik buat negeri kita ini," tandasnya.(dpr/raj)