Operasi Pekat Di Mandau Ompong
‘’ Para wanita muda yang ditemui di Dream Heaven
luput dari pendataan ,di duga ada Oknum yang
membeking”
‘’ Ada apa Wartawan di larang masuk ke pintu ke dua oleh satpam Dream Heaven Duri”
‘’Mandau, mudahnya Desa membuat domisili (KTP) pendatang dari luar”
‘’Hotel Grand Zuri, Hotel Surya yang besar tidak di razia .selalu yang kecil jadi sasaran”
Portalriau.com – MANDAU - Operasi pekat (penyakit masyarakat) yang di lakukan SatPol PP beserta pihak Kapolisian dan Koramil Mandau menuai hasil kurang maksimal.
Terkait operasi yang kurang maksimal di duga ada kebocoran informasi dari oknum tertentu. Penyisiran dimulai ke arah Jalisum Kulim terlihat banyak Warem (warung remang) keadaan tutup. Tim Operasi bergerak sekitar pukul 22.00 Wib yang diikuti beberapa awak media hanya mendapati warung yang tertutup dengan sebagian lampu padam.
Usai menyisir Kulim tim yang di pimpin Kasi Trantib Mandau Samsul Alam menuju ke inti kota Duri. Saat memasuki Dream Heaven di Jln. Hang Tuah di lantai 2 ditemui beberapa wanita muda. Penemuan di tempat ini pihak terkait melakukan pengecekan indentitas diri (KTP) serta disarankan membuat laporan karena sebelumnya belum pernah dilakukan.
Ketika SatPol PP memerintahkan ikut serta ke Kantor SatPol PP ,seorang utusan pengusaha berusaha melawan dengan menghubungi seseorang dengan selulernya. Terlihat petugas nyata tidak berdaya dalam melakukan tugasnya ,kembali berangkat dengan tangan hampa. Sempat juga bernama Sitompul mewakili pengusaha menunjukkan lembaran yang di tulis tangan menandakan telah melaporkan diri, "telah melapor ada kertas suratnya dan para karyawan ini memiliki KTP ," ucapnya sampil menyerahkan selembar surat yang terlihat di tulis tangan. (Selasa 26/05)
Selanjutnya Tim Razia melakukan pengeledahan tempat Karoke Cell Cius dan beberapa Hotel yang ada di Duri. Diantaranya Hotel Citra, Hotel Fajar dan Penginapan Harfiah.
Diantara Hotel yang di geledah hanya dapat membawa seorang wanita muda dari Penginapan tersebut. Kasi Trantib Samsul Alam usai operasi sempat mengatakan,operasi telah berjalan sesuai prosedur, soal dugaan kebocoran itu baru dugaan, "setiap kegiatan bisa terjadi di luar dugaan yang jelas sudah sangat berusaha,dan tetap akan ada operasi selanjutnya,"tegasnya sambil berlalu untuk melakukan intrograsi dan pendataan terhadap wanita yang terjaring malam ini. (mpr/nurt).