arahan peserta P4S, Jefry Noer : Jangan Jalan Tanpa Tujuan
Siakhulu- Supaya Pulang ke kampung ada tujuan yang akan di kerjakan, karena itu harus tekun menimbah ilmu dari mulai teori sampai praktek di RTMPE harus dijalani dengan serius.
Jangan berjalan tanpa tujuan maksudnya tanpa ilmu kemudian menganggap segala hal mudah asal mau kerja seperti beternak sapi, perikanan dan pertanian, tanpa ilmu semua memang dapat dilakukan tetapi keberhasilan tentunya tidak sama dengan yang menjalankan usaha berbekal ilmu.
Dengan kerja keras setelah mendapat ilmu di Pusat Pelatihan pertanian Pedesaan Swadaya (P4S) yang diarahkan praktek kerja nyata ke Rumah Mandiri Pangan dan Energi (RTMPE) sebagai muara unit usaha bagi petani nantinya untuk bekerja di rumah masing-masing setelah menamatkan pendidikan dan latihan di P4S dan RTMPE, yaitu hanya dengan lahan 1 000 meter, insyaallah mampu memberi penghasilan hingga puluhan juta.
Hal itu ditegaskan Bupati Kampar Jefry Noer ketika memberi arahan peserta diklat P4S angkatan XVI yang baru di buka kemarin (29/10) dengan jumlah peserta 120 orang, perwakilan desa dan Kecamatan yang sudah di "Mapping" kepala desa dan camat dengan kategori dari perwakilan masyarakat miskin di kubang jaya kecamatan Siak Hulu,jum’at (30/10).
Jefry Noer menjabarkan apa itu RTMPE, yang dengan lahan 1 000 meter saja mampu di pelihara enam ekor sapi, ayam petelur sampai 100 ekor, bisa dipelihara ikan lele pola terpal sebanyak empat ribu ekor.
Ada pertanian bisa di tanami bawang dengan modal 50 Kg bibit mampu memberi panen sampai 400 sampai 500 Kg atau tanaman cabai dengan sistem dan pola tanam yang berbeda dengan bawang karena perlu waktu hanya sampai dua bulan saja sudah panen tetapi kalau cabai kan sampai lima bulanan termasuk bisa dibuat unit usaha untuk rumah jamurnya,ulas Jefry Noer.
Semua dapat dilaksanakan dengan memiliki ilmunya, seperti ternak sapi di RTMPE yang jadi prioritas itu, penghasilan dari kotorannya yaitu dari urine sapi kemudian dikelola akan menghasilkan pupuk cair yang sangat bagus untuk tanaman, dapat dijual dengan penghasilan sampai jutaan, kemudian kotoran padat dapat menghasilkan biogas sebagai sumber energy listrik untuk memasak dan energy listrik disamping dapat dijual juga untuk konsumsi sendiri.
Lahan 1 000 meter dapat dimaksimalkan sebagai tempat usaha bagi petani, tetapi harus dengan bekal ilmu dahulu baru bisa berhasil, bukan lagi dengan lahan berhektar-hektar yang ditanami sawit atau karet yang belum menjanjikan hasil sampai puluhan juta apalagi kalau sedang turunnya harga komoditi tersebut.
Serius, tekun, kerja keras diiringi doa tentunya berbekal ilmu serta tidak main-main, itu kunci sukses,ingat Jefry Noer kepada peserta angkatan XVII yang baru satu hari menjalani Diklat di P4S dan RTMPE,pungkasnya.(Dpr/Edi/Hms)