Tahun ini, BKP3 Rohul Sebar 6.500 Batang Sukun di 3 Kecamatan
ROKAN HULU-Pemkab Rokan Hulu (Rohul) terus berupaya mewujudkan swasembada beras, namun sayangnya, meski setiap tahun, produksi beras Rohul meningkat, tetapi hasil produksi berasnya secara umum masih belum seimbang dengan pertumbuhan penduduk.
Untuk mewujudkan Rohul sebagai daerah swasembada beras, salah satu langkah yang dilakukan Pemkab Rohul dengan mengembangkan tanaman Sukun sebagai tanaman subsitusi pengganti beras
Upaya ini, diharapkan ketergantungan masyarakat Rohul mengkomsumsi beras dapat dikurangi, sehingga hasil produksi beras Rohul bisa melebihi kebutuhan beras masyarakat.
Kepala Badan Ketahanan Pangan Penyuluhan Pertanian (BKP3) abupaten Rohul, Ruslan,Rabu (15/6) menyebutkan, pada tahun 2016 ini, pihaknya sudah menganggarkan pengadaan 6.500 batang Bukun.
Bibit sukun tersebut, nanti akan disebar ke 3 kecamatan masing-masing, Kecamatan, Pendalian IV Koto di Desa Suligi, Bangun Purba di Desa Rambah Jaya dan,Tambusai Utara di Desa Tannjung Medan.
"Selama ini masyarakat sangat bergantung dengan beras dengan program pengembangan tanaman Sukun ini, kedepan kita harapkan masyarakat komsumsi beras masyarakat dapat dikurangi," tutur Ruslan.
Dijelaskanya, selain baik dikomsumsi untuk penderita diabetes dan penyakit jantung, Tanaman Sukun juga memilki kandungan gizi lengkap layaknya beras. Dalam daging sukun, terdapat karbohidrat 35,5 persen, protein 0,1 persen, lemak 0,2 persen, abu 1,21 persen, fosfor 0,048 persen, kalsium 0,21 persen, besi 0,0026 persen, kadar air 61,8 persen, dan serat atau fiber 2 persen.
"Sukun juga dapat dijadikan sebagai pangan alternatif cepat saji yang bergizi tinggi dan mengandung senyawa flavonoid yang baik untuk kesehatan jantung," ujarnya.
Meski tahun ini hanya diperuntukan 3 kecamatan dan 3 desa, Ruslan menyebutkan bagi desa lain yang ingin mengembangkan tanaman sukun, bisa mengusulkan ke BKP3 Rohul untuk dianggarkan di tahun berikutnya. (dpr/raj)