Ratusan Kostrad Anjurkan Masyarakat Padamkan Api Sprayer

Rokan Hulu, Portalriau.com -Pasca Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), ratusan Anggota Kostrad dan Badan Penanggulangan Bencana Baerah (BPBD) Rohul lakukan bimbingan dan penyuluhan antisipasi preventif dalam mengatasi api, sebab daerah Bukit Suligi, Kecamatan Tandun sulit untuk mendapatkan air.

Akibat minimnya air di kawasan Hutan Bukit Suligi, Kecamatan Tandun, Kabupaten Rokan Hulu, ratusan personel TNI dari Batalyon 303 Kostrad Cikajang Garut Jawa Barat menganjurkan agar masyarakat memadamkan api dengan menggunakan sprayer (pompa untuk racun).

Keterangan Kepala BPBD Rohul, Aceng Herdiana ST, MM, di Pasir Pangaraian, Rabu (3/7), mengakui untuk titik api di kawasan Bukit Suligi sudah habis sampai Senin kemarin (1/7) tim pemadam menemukan satu titik asap akibat sebuah pohon tua dan lapuk masih berapi.

"Untuk memadamkan api di dalam pohon lapuk ini, kami terpaksa membelahnya menggunakan sinsaw," kata Aceng.

Tim pemadam dari Kostrad, BPBD, dibantu masyarakat kesulitan memadamkan api di kawasan Bukit Suligi karena minimnya sumber air di sana, terutama di dataran lebih tinggi, sebut Acengn, mesti titik api di Bukit Suligi sudah tidak ditemukan, ratusan personel Kostrad tetap berada di Tandun mereka baru meninggalkan lokasi saat ada perintah, pasalnya mereka ke Riau sesuai SK dari Presiden SBY.

Personel ini melibatkan ratusan masyarakat Desa Sei Kuning, Desa Tandun dan sekitarnya mengikuti simulasi cara memadamkan Karlahut, masyarakat diajak ikut serta untuk menjaga kawasan hutan dan tidak melakukan pembakaran saat membuka lahan.

"Alhamdulillah titik api sudah habis di kawasan Bukit Suligi," ujarnya.

Titik api di Bukit Suligi sudah tidak terlihat lagi, tim gabungan masih menemukan, tapi Ungkap Aceng, saat ini berdasarkan pantauan citra satelit National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA),  di Rohul muncul lagi 4 titik api yakni 1 titik di Mahato Tambusai Utara, 1 Kepenuhan dan 2 di Bonai Darusslam, titik-hidup kembil hidup karena BPBD Rohul belum memiliki detector api.

“ Kita minta masyarakat dan para dunia usaha untuk proaktif melakukan
pemadaman, jika terjadi Karlahut,”tutup Aceng. (adv/hms)

Berita Terkait

Syarat Makna Dan Budaya, Wabup Labuhanbatu Hadiri Tradisi Sedekah Bumi di Panai Hilir

Labuhanbatu, Portalriau.com- Wakil Bupati Labuhanbatu, H. Jamri, menghadiri prosesi adat ritual tradisi Sedekah Bumi yang digelar khidmat oleh masyarakat Desa Wonosari, Kecamatan Panai Hilir, pada…...

Menyemai Kemandirian UMKM Seroja Melalui Penguatan Kapasitas Budidaya Jamur

Pekanbaru - Portalriau.com---Mutmainah terlihat fokus mengamati instruktur yang begitu piawai merancang media tanam jamur tiram (baglog). Siang itu pertengahan Juni 2026, Mutmainah bersama sejumlah anggota…...

7 Keuntungan Belanja Gadget di Realme Flagship Store Blibli

Portalriau.com- Saat ini, mencari gadget yang tepat tidak hanya soal harga atau fitur, tapi juga tentang keaslian dan pengalaman berbelanja yang menyenangkan. Realme Flagship Store…...

Wabup Jamri Pimpin Apel Siaga Sensus Ekonomi 2026

Labuhanbatu, Portalriau.com- Wakil Bupati Labuhanbatu, H. Jamri, ST., memimpin Apel Siaga Sensus Ekonomi 2026 yang digelar di Lapangan Diklat BKPP Kabupaten Labuhanbatu, Kamis (18/06). Kegiatan…...

Wakil Bupati Labuhanbatu Ikuti Zoom Meeting Penyaluran Transfer ke Daerah Untuk Bantuan Bencana se-A

Labuhanbatu, Portalriau.com- Wakil Bupati Labuhanbatu mengikuti Zoom Meeting Penyaluran Transfer ke Daerah (TKD) untuk bantuan daerah terdampak bencana se-Aceh yang dipimpin langsung oleh Menteri Dalam…...