Suaka Elang Survei Lokasi di Hutan Chevron Rencana Pelepasliaran Pertama di Riau Pekanbaru

Portalriau.com - 26 Mei 2012 --- Hutan Alam di Kompleks PT. Chevron Pacific Indonesia (PT. CPI) Rumbai dipilih sebagai salah satu alternatif lokasi program pelestarian lingkungan Perkumpulan Suaka Elang (PSE). Hutan alam seluas sekitar

400 hektar itu tengah disurvei dan akan dinilai cocok tidaknya menjadi lokasi pelepasliaran burung elang.’Kami tentu sangat mendukung program tersebut. Hutan alam di Rumbai relatif terjaga baik dan kaya akan keanekaragaman hayati sehingga sekaligus menjadi paru-paru Kota Pekanbaru,’’ tutur Usman Slamet selaku GM Policy, Government, and Public Affairs (PGPA) PT. CPI. Survei akan dilakukan empat hari, masing-masing pada 26-27 Mei dan awal Juni.Program lingkungan semacam ini penting bagi Provinsi Riau yang merupakan salah satu di antara tiga jalur utama migrasi elang di Indonesia. Jalur migrasi elang masuk dari Pulau Rupat. Dua jalur utama lainnya adalah dari arah Sabah (Malaysia) menuju Kalimantan dan dari Filipina menuju Sulawesi. Elang dari Siberia bermigrasi ke Indonesia pada sekitar bulan September hingga November. Gangguan terhadap jalur migrasi elang tersebut dapat menyebabkan terganggunya keseimbangan ekosistem, misalnya kemunculan wabah belalang.

Program pelepasliaran elang di Riau rencananya dilaksanakan pada bulan Juni mendatang jika pihak PSE sudah menemukan lokasi yang cocok. Pemilihan lokasi mempertimbangkan faktor-faktor, di antaranya, kejelasan status perlindungan lokasi, karakteristik habitat, ketersediaan pakan, kehadiran burung sejenis atau pemangsanya, serta tingkat gangguan dan ancaman dari manusia.

“Sejauh yang saya tahu, ini akan menjadi pelepasliaran elang yang pertama di Riau, bahkan di Sumatra, yang dilakukan menurut standar prosedur yang benar,’’ papar Gunawan, koordinator pengembangan program PSE. Perkumpulan Suaka Elang merupakan lembaga yang bergerak di bidang rehabilitasi dan pendidikan konservasi berbasis raptor. Sebelumnya, mereka sudah melakukan survei di Taman Hutan Raya (Tahura). “Sekarang kita coba survei di Hutan Alam Chevron di Rumbai yang lokasinya relatif. lebih mudah dijangkau sehingga pemantauan pasca pelepasliaran nanti bisa lebih efektif,’’ jelas Gunawan.Dalam survei ini, Perkumpulan Elang berkolaborasi dengan Raptor Indonesia (RAIN) Simpul Riau dan Kelompok Studi Lingkungan Hidup (KSLH). RAIN merupakan jaringan peneliti dan peneliti raptor di Indonesia. ( redaksi )

 

Berita Terkait

Omar Artan Jadi Wasit Piala Super Eropa 2026 Setelah Gagal Tampil di Piala Dunia

Olahraga- Wasit asal Somalia, Omar Artan, akan mencatat sejarah baru dalam kariernya setelah dipercaya memimpin pertandingan Piala Super Eropa 2026. Penunjukan tersebut menjadi pencapaian penting…...

Manchester City Resmi Datangkan Kiper Timnas Argentina Geronimo Rulli

OLahraga- Manchester City resmi menambah kekuatan di sektor penjaga gawang setelah merekrut kiper tim nasional Argentina, Geronimo Rulli, dari klub Prancis Olympique Marseille. Transfer tersebut…...

Aston Villa Resmi Datangkan Zion Suzuki dan Matteo Ruggeri

Olahraga- Aston Villa kembali bergerak aktif di bursa transfer musim panas 2026. Klub Premier League tersebut resmi mengumumkan kedatangan dua pemain anyar, yakni kiper Zion…...

Paul Pogba Resmi Akhiri Kebersamaan dengan AS Monaco

Portalriau.com-Paul Pogba resmi mengakhiri perjalanannya bersama AS Monaco setelah kedua pihak sepakat mengakhiri kontrak melalui kesepakatan bersama. Keputusan tersebut menjadi babak baru bagi gelandang asal…...

Wabup bersama Masyarakat Bengkalis, Laksanakan Salat Idul Adha di Masjid Istiqomah

Portalriau.com - BENGKALIS - Bersama masyarakat Bengkalis, Wakil Bupati (Wabup) H. Bagus Santoso melaksanakan salat Idul Adha di Masjid Agung Istiqomah Bengkalis, Rabu 27 Mei…...