Cabup Suparman Tegaskan Orang Mandaliing Wajib Jadi Tim Suksesnya
ROKAN HUlU- Calon Bupati Rokan Hulu (Rohul) pada Pilkada 9 Desember 2015 mendatang, Suparman (Ketua DPRD Riau Non Aktif), menegaskan kalau orang mandaling wajib menjadi tim suksesnya, sebab kini saat orang Mandailing bersatu menujukan jatinya kalau orang mandaling kompak-kompak.
Suparman heran ada orang Mandailing jadi tim sukses calon lain, seharusnya inilah kesempatan Mandaling ini untuk menunjukkan kepada suku-suku lainnya, kalau orang bermarga ini tidak dipecah belah. "Saya heran orang Mandailiing orang bermarga, mau dipecah-belah, ada pula Marga Daulay, marga Nasution dan marga-marga lainnya, jadi tim sukses calon lain," sebut Suparman saat mengadakan pertemuan dengan ratusan warga Rambah di Sungai Deras Desa Haiti, Senin (28/9).
Lanjutnya, kasihan melihat orang-orang bermarga ini mau diadu domba, gara-gara beras sekarung, kain sarung, tas atau musim Pilkada datang Masjid pura kasih sumbangan, termasuk sapi korban. "Kalau datang seperti ini ambil kain sarung dan laing, tapi pilihan teta nomor dua Apakah ibu-ibu dan Bapak-bapak sepekat," ujar Suparman, lantas ratusan masyarakat menjawab sepakat dengan suara riuh.
Terangnya, kepana dirinya memilih Suparman, sebab mayoritas masyarakat Rohul orang Jawa, kemudian orang jawa tersebut komit mendukung Paslon nomor Dua. "Sedangkan saya bapak saya asli orang Mandailing dan ibu saya orang melayu, kemudian Sungai Deras Julu inilah kampung halaman saya, kalau dulu masih ada Hasanudin Nasution jadi pejabat, tapi kalau Suparman tak menang, mungkin 10 tahun lagi tidak akan ada lagi orang Mandaling yang punya jabatn tinggi di Rohul, " tuturnya.
Keheranan Suparman lainnya, ada Sutan Laut Api mendukung calon lain, diakuinya kenapa lama datang ke Sungai Deras ini, karena orang itu seharus jadi tim sukses dirinya bukan jadi lawannya. "Sedangkan saya harus jalan kedaerah lainnya, kita ini bersudara dan berfamili, jadi sudah saat kita kompak dan bersatu," pungkasnya.
Masih di tempat yang sama, Anggota DPRD Rohul Kasmawati Lubis, menyebutkan orang-orang Mandaling atau orang bermarga bisa bersatu, jangan mau asung-asung. "Tapi seharunya kita yang mengasung saudara-saudara kita di kecamatan-kecamatan lain, untuk memilih nomor dua," pungkas Kasmawati. (dpr/Ram)