Malam Nuzulul Quran, Plt Sekda Ajak Pemuda Gemar Membaca Alquran
BAGANSIAPIAPI - Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) Drs H Surya Arfan Msi menghadiri Malam Nuzulul Qur'an yang dipusatkan dii Mesjid Al-Ikhlas Bagansiapiapi. Malam Nuzul Qur'an ini rutin setiap tahunnya diperigati setiap Malam 17 Ramadan.
Tahun ini peringatan Malam Nuzul Qur'an Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rohil menghadirkan Ustad Zulkarnaen Nikmat sebagai pemberi Tausiah Agama. Dengan Momen tersebut para Pemuda pun diajak untuk meningkatkan dan kegemaran Minat baca Ayat suci Alqur'an.
"Manfaatkan gemar membaca Alqur'an dalam kehdupan sehari- hari, karena Kandungan didalamnya terdapat 800 ayat tentang alam semesta dan 160 ayat tentang Fikih. kebanyakan Umat umat saat ini meributkan tentang fikih, sehingga membaca dan menghafal Kitab Suci Alqur'an terabaikan.
Untuk itu kita mengajak seluruh pemuda pemudi untuk gemar membacca alqur'an, karena apa yang ada didalamnya terdapat tentang kehidupan kita sehari-hari dan bermanfaat bagi dunia dan Akhirat, " Kata Surya Arfan saat menyampaikan kata sambutannya saat menghadiri Malam Nuzulul Qur'an, di mesjid Al-Ikhlas ,Jumat (3/7) kemaren.
Dikatakan Surya Arfan, Mukjizat Nabi Muhammad SAW yang paling agung adalah Alquran bila dibandingkan mukjizat lain yang diterima para nabi sebelumnya. Dalam sejarah Islam abad ke 14 silam, tepatnya di malam Lailatul Qadar tanggal 17 Ramadhan, Alquran diturunkan Allah SWT kepada Rasulallah yang saat itu berusia 40 tahun disuatu tempat bernama Gua Hira. Peristiwa tersebut sering diperingati umat Islam sebagai malam Nuzulul Qur'an.
"Dengan adanya peringatan malam Nuzulul Qur'an, ya intinya bukan peringatannya yang lebih penting. Tetapi, bagaimana isi dari Alquran itu kita pahami, kemudian kita implementasikan dalam kehidupan sehari-hari dengan sebaik-baiknya," Ujarnya.
Surya Arfan juga membeberkan gagaskan Kementerian Agama dengan menggalakan Magrib Mengaji belum sepenuhnya terealisasi dengan baik. Sebab, minat baca Alqur'an para generasi muda khususnya di Rohil masih kurang. Bukan hanya itu, pemuda saat ini rata-rata belum menyadari pentingnya menerapkan ilmu Alquran dalam kehidupan.
Bahkan Alqur'an saat ini sering menjadi hiasan rumah. "Alqur'an kadang terlihat hanya sebagai hiasan, tidak di baca, diamalkan. Saya pribadi mengajak seluruh pemuda yang berada di Rohil agar senantiasa membuka Alquran, dengan membaca dan di hafal dengan baik," Ajaknya.
Sekda melanjutkan, malam Nuzulul Qur'an tahun ini mestinya bisa menjadi momentum untuk lebih meningkatkan kemauan untuk mepelajari Alquran. Sehingga, kita sadar bahwa Alquran tidak cukup hanya dibaca huruf-hurufnya, lebih jauh dari itu mempelajari dan mengamalkan Alquran itu lebih penting.
"Bagaimana Nuzulul Qur'an ini bisa menggairahkan orang untuk memasyarakatkan Alquran. Jadi Alquran itu bukan hanya dikagumi atau hanya dipelajari bacaannya, Tetapi mengamalkannya itu lebih penting," pinta Surya Arfan. (Mpr/Af)