Pemkab Sikapi Serius Pemadaman Listrik di Bulan Ramadan
ROKAN HULU-Warga Kota Pasir Pengaraian dan sekitarnya
mengungkapkan kekecewaannya terhadap pelayanan PLN Rayon
Pasir Pengaraian yang bertang gungjawab dalam memberikan penerangan listrik di Rokan Hulu (Rohul).
Pasalnya, janji PLN tidak melakukan pemadaman listrik pada bulan Ramadan 1437 H, ternyata dilapangan tidak terealisasi. Malah warga merasa terganggu dalam melaksanakan ibadah pada bulan Ramadan akibat
pemadaman listrik secara tiba-tiba, tanpa ada pemberitahuan sebelumnya.
Kekecewaan umat muslim di Rokan Hulu khususnya Pasirpengaraian
listrik padam secara tiba-tiba disaat sedang berbuka Puasa dan salat
tarawih di Masjid Keluhan masyarakat Rohul terhadap pemadaman listrik disaat akan berbuka puasa hingga salat tarawih dalam bulan Ramadan 1437 H, ternyata ikut dirasakan Wakil Bupati Rohul H Sukiman ketika akan
berbuka puasa dan salat tarawih listrik padam
"Pemkab sikapi serius masalah krisis listrik yang terjadi di Rokan
Hulu, karena dalam kunjungan Safari Ramadan, Pemkab Rohul menerima
aspirasi tentang pelayanan listrik. Tentunya masalah listrik ini akan
menjadi prioritas Pemkab Rohul bekerjasama dengan pihak PLN unuk
menuntaskannya kedepan," ungkap Wabup Rohul, terhadap permasalahan penerangan listrikyang dikeluhkan warga Rohul disaat bulan Ramadan.
Wabup mengakui, penerangan Listrik di Rohul kini menjadi persoalan bagi masyarakat, dimana hampir setiap saat mati di dalam bulan Ramadan. "Kita akan koordinasi dengan PLN Rayon Pasir Pengaraian dan mendatangi Manager PLN Wilayah Riau di Pekanbaru, untuk mencari solusi dan jalan keluarnya agar selama bulan Ramadan dan seterusnya, listrik
di Rohul tidak sering padam, sehingga masyarakat yang melaksanakan
ibadah dan aktifitas selama Ramadan tidak terganggu," sebutnya
Sukiman mengharapkan kepada pihak PLN, pada saat jam waktu berbuka
buka puasa, salat tarawih dan sahur. Penerangan listrik ke rumah warga
harus tetap hidup, sehingga masyarakat bisa berbuka dengan tenang dan nyaman dan bisa melaksanakan salat magrib dan tarawih. "Secepatnya kita akan koordinasi kepada pihak PLN, dalam upaya mencarikan solusi krisis energi listrik yang masih terjadi di
Rohul. Kita tidak ingin pemadaman listrik terjadi dalam bulan
Ramadan," tuturnya.(dpr/raj)