Babinkamtibnas Di Rohul Patut Di Contoh
ROKAN HULU-Patut dicontoh, inilah kisah Badan Pembinaan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Babinkamtibmas) Cipang kiri dan kanan kecamatan Rokan IV Koto kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Bripka Juni Sukri, bertugas tanpa adanya jaringan komunikasi seluler.
Meski tanpa jaringan komunikasi, Bripka Juni Syukri tetap bekerja dengan ikhlas demi memberikan pelayanan prima kepada masyarakatnya demi tugas negara yang dibebankan kepadanya.”Meski tak ada jaringan komunikasi, saya akan bekerja untuk memberikan kenyamanan dan ketentraman kepada masyarakat,” kata Bripka Juni Syukri, Minggu (27/3) di saat melakukan patroli di Desa Cipang Kiri Hilir Tibawan.
Katanya, selain desanya menjadi wilayah tugasnya tidak memiliki jaringan komunikasi, juga akses jalan sangat jauh, yakni 25 KM dari Kelurahan Rokan yang merupakan ibu kota kecamatan Rokan IV koto.
Tak itu saja, sambungnya, selain akses jalan jauh. Kondisi jalan juga sangat terjal dan memerlukan kekehatian dalam berkendara karena di kanan kiri jalan terdapat jurang yang curam yang kapan saja siap memakan korban. “Selain jarak ditempuh sangat jauh, kondisi jalan juga sangat bahaya dan sulit dilalui karena dikanan kiri jalan terdapat jurang,” ungkapnya.
Bapak dua anak ini menjelaskan terlepas dari segala keterbatasan baik jalan dan jaringan komunikasi, dirinya sangat senang bertugas di Desa cipang kiri dan kanan, sebab masyarakatnya apabila terjadi suatu masalah, mereka mau untuk bermusyawarah mencari jalan keluar dan solusi sehingga permasalahan itu cepat diselesaikan. “Di sini masyarakatnya masih kuat tentang adat, jadi apabila ada masalah kepala suku cepat memanggil anak-kemenakan untuk mencari solusi permasalahan,” ucapnya.
Untuk kasus kriminalitas di wilayah tugasnya, Syukri mengaku sangat minim terjadi, sebab menurutnya kehidupan masyarakat baik di cipang kiri dan cipang kanan sangat sederhana dan tidak ada yang berlebihan, sehingga tingkat kriminalitas sangat jarang terjadi.
Lebih lanjut diterangkannya, dalam waktu dekat dirinya akan membuat suatu program “Rumah Pintar” nanti dalam program itu, dia akan membangun semacam Perpustakaan mini di dekat kantor Desa setempat yang nantinya anak-anak dapat belajar untuk mengetahui dunia melalui buku. “Insya Allah dalam waktu dekat kita akan meluncurkan Rumah Pintar, sebab di sini banyak anak-anak putus sekolah akibat keterbatasan finansial keluarganya.(dpr/raj)