Bendungan Sei Pagadis Direncanakan Jadi Obyek Wisata Alam
PASIR PANGARAIAN- Kawasan bendungan Sei Pagadis di Desa Sialang Jaya, Kecamatan Rambah, , diproyeksikan pemerintah desa, menjadi lokasi obyek wisata alam. Pihak desa berharap Bupati Rohul, Drs H Achmad M.Si,agar bisa datang mengunjungi proyek tersebut.
Penegasan itu diakui Kepala Desa (Kades) Sialang Jaya, Yuherman Daulay, di dampingi Pengawas Lapangan Proyek Sei Pagadis, Asril Sabtu (29/8/2014). Dirinya mengaku, masyarakat sangat berterima kasih dengan dengan proyek tersebut, sebab dinilai sudah mampu membangkitkan perekonomian masyarakat.
“Kita dari pemerintah desa, berencana akan mempromosikan. tempat ini sebagai obyek wisata yang akan dikelola desa, paling lambat lebaran Idul Fitri mendatang akan diaktifkan,”kata Yuherman.
Tegas Kades lagi, bila memang itu sudah aktif, tentunya nanti bisa meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Desa Sialang Jaya dan melihat kalau dampaknya positif sekali bagi masyarakat tempatan.
Dimana areal Bendung Sungai Pagadis luasnya capai sekitar 25 hektar, nantinya masyarakat tempatan juga dilibatkan sebagai tenaga kerja,”Cuma masih ada persoalan pembebasan lahan tapi sudah diberi penjar, kita berjanji akan memperjuangkan hak-hak mereka, karena pembebasan lahan itu sudah di tampung melalui APBD Rohul tahun 2014,” harap Yuherman, yang juga sebagai humas program.
Dakuinya, hingga kini belum ada masyarakat konplin, “Bila obyek wisata ini nantinya sudah jadi rencana akan mulai dibuka dan rencana akan mengundang artis Jakarta untuk memperomosikan tempat ini,”terangnya.
Kades berharap, Bupati Rohul bisa bisa turun datang meninjau proyek tersebut, sebab dinilai ini efek dari proyek tersebut sangat positif dalam pengembangan ekonomi masyarakat tempatan.
Dimana dalam Program Kementerian Pekerjaan Umum Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Balai Wilayah Sungai Sumatera III ini, untuk pembangunan Bendung Sulesi Pagadis Okak Batang Samo Kaiti (Osaka) sesuai papan pengumuman pekerjaan dua April 2014,
Selain itu, sumber dana APBN Tahun 2014, Nomor Kontrak, KU/0209/28/PKK.IR.III.SNVT.P.JPA.R.2014 dengan konsultan survervisi PT. Sarana Buana Jaya, pelaksana PT. Waskita Karya (Persero) tbk, sedangkan nilai kontrak Rp26,133.868.000, waktu pelaksanaan 240 kerja dan masa pemeliharaan 180 hari kerja. (mpr/Alfian)