Bupati Rohul Serahkan Bantuan Banjir di 4 Desa di Kecamatan Rambah
ROKAN HULU-Bupati Rokan Hulu (Rohul), Achmad, langsung menunjukan respon cepat terhadap musibah anjir yang melanda ibukota Rohul Pasir Pangaraian, Selasa (17/11).
Setelah mendapat laporan terjadinya banjir di beberapa daerah di Kecamatan rambah, orang nomor satu di Rohul tersebut langsung turun meninjau korban banjir serta menyerahkan bantuan.
Kedatangan Bupati Rohul ke lokasi banjir mendapat perhatian luas dari masyarakat. Warga terlihat antusias untuk bersalaman dengan Bupati Rohul dua priode tersebut, Desa Pawan menjadi desa pertama yang dikunjungi bupati.
Dalam kesempatan itu, Achmad tampak di damping Camat Rambah Ari Gunadi, Kepala Dinas Sosial dan Transmigrasi (Kadisosnakertrans) Rohul, Hary Islami,. Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Rohul Drg Grefino Dahilardy, Kepala BPMPD M. Haris, Kepala Dina, TRCK Rohul Bisman, dan pejabat terkait lainya.
Di Desa Pawan Achmad juga menyempatkan diri berbincang dengan warga serta menyerahkan bantuan secara simbolis kepada warga. Bantuan yang diberikan berupa beras, mie instan, minyak goreng, biscuit dan peralatan memasak.
Dalam kesempatan tersebut Achmad menyebutkan, Pemkab Rohul sudah sangat siap untuk melindungi masyarakat dari menghadapi musibah banjir. "Karena ini sudah musibah tahunan kita sudah siap apalagi di bulan-bulan musim penghujan ini, kita sudah siap dengan segala bantuan logistic dan bantuan perologan evakuasi untuk korban, bahkan sebelum banjir datang pun bantuan sudah duluan datang, begitulah kita sesnitivnya," ujar Achmad.
Selain di Desa Pawan, Achmad Juga menyerahkan bantuan kepada masyarakat di dusun Tulang gajah Desa Pematang Berangan, Dusun Tanjung Harapan Kelurahan Pasir Pengaraian dan Lingkungan di sekitar Kawasan Pujasera.
Selain menyerahkan bantuan Achmad juga menghimbau kepada warga untuk waspada terhadap banjir ini. hal tersebut di karenakan banjir in idatang secara tiba-tiba. "Kita himbau kepada warga yang ada di aliran sungai, untuk waspada, terhadap banjir bandang ini, karena banjir ini datang secara tiba-tiba, ini berbahaya apalagi kalau tingginya sampai 3 meter," pungkasnya. (Adv/humas)