Diduga Melanggar Aturan, Masyarakat Minta Batalkan Pemilihan BPD Lubuk Soting
ROKAN HULU-Diduga menyalahi aturan, masyarakat minta meminta Bupati Rokan Hulu (Rohul), supaya membatalkan hasil pemilihan Badan Perwakilan Desa (BPD), Lubuk Soting, Kecamatan Tambusai priode 2016-2022.
Surat tersebut, disampaikan pada Bupati Rohul, Tanggal 10 Maret 2016, surat itu bertujuan untuk menuntut membatalkan hasil pemilihan BPD Lubuk Soting yang digelar pada Minggu-Senin Tanggal 29 Februari sampai 1 Maret 2016.
Dasar permohonan pembatalan tersebut, pada pasal 56 Ayat 1 Undang-undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang desa, pasal 72 Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 2014 Tentang pelaksaan UU No 6 Tahun 2014 tentang desa, kemudian pasal 9 Peraturan Daerah Kabupaten Rohul Nomor 7 Tahun 2007 tentang BPD.
Adapun nama Calon Anggota BPD Lubuk Soting, priode 2016-2022 yakni Robaan Nasution, Bahrin, Zulfahri, Panggabean, Robaa, Fatimah, Mukli, M.Abdi, Sakkot Hasibuan Efi Rison, Iskandar Muda, Khoirul, M Fihrin dan Sulaiman Halomoan.
Sekitar 31 tanda tangan masyarakat, dikumpulkan mereka meminta supaya Bupati Rohul atau intansi yang bersangkutan segera membatalkan hasil pemilihan BPD Lubuk Soting, Kecamatan Tambusai.
Surat tersebut, ditembuskan, pada Ketua DPRD Rohul, Sekda Rohul, Asisten I Setdakab Rohul, Inspektur Inspektorat Rohul, Kepala BPMPD Rohul, Camat Tambusai, Kapolsek Tambusai Danramil Tambusai dan lainnya.
Saat hal ini dikonfirmasi dengan Kepala Desa Lubuk Soting, Maraposo Siregar, hand phonenya, tidak aktif, dicoba didatangi ke kantornya, juga tidak ada ditemukan.
Saat hal ini ditanyakan, kepada Camat Tambusai, Syahrial Lopi, meski surat ada ditembuskan pada dirinya, namun hingga kini belum mengetahui apa duduk persoalanya. "Kita belum tahu apa duduk persoalannya, nanti akan coba kita chek apa permasalahannya," sebut Camat Tambusai, melalui telpon genggamnya, Kamis (21/4).
Selanjutnya, dikonfirmasi dengan Kapolsek Tambusai AKP Yahya Harahap, juga surat masyarakat itu ditembuskan, mengakui belum mengetahui persoalan masyarakat tersebut. "Nanti akan kita suruh anggota memantaunya ke sana," ucapnya dengan singkat. (dpr/raj)