Distanak Rohil Lakukan Pemantauan Lahan Banjir
Portalriau.com - BAGANSIAPIAPI - di saat musim hujan di wilayah Rokan Hilir (Rohil), Dinas Pertanian dan Peternakan (Dinstanak) Rohil melakukan memantau kondisi lahan pertanian padi masyarakat yang terkena dampak banjir. Hal ini di lakukan untuk menghetahui lahan banjir yang berdampak matinya pertanian masyarakat.
Dari hasil pantauan wartawan, ada empat kelompok tani Pematang Sikek, Kecamatan Rimba Melintang yang gagal panen karna banjir, hal ini diakibatkan drainase tersumbat, serta beberapa kawasan lainnya. Sehingga air di pemungkinan persawahan tidak berjalan.
“Ya memang ada yang kebanjiran, daerah Sinaboi, daerah Bagan Jawa Pesisir ini juga, Bangko, makanya kita lakukan pemantauan di lapangan,"ujar Kepala Distanak Rohil, Muslim di suatu acara di Bagansiapiapi.
Lanjutnya, kemudian ada daerah Rimba Melintang, ada empat kelompok yang tidak bisa nanam di karnakan banjir, malah yang sudah tanam, tapi gagal, dan mati-mati teruskan, seperti di Kubu,”semua lahan pertanian akan kita lakukan pendataan,"janjinya.
Ketika ditanya apa yang dilakukan Pemkab Rohil atas kondisi yang dialami petani tersebut, dia menyatakan perlu pembersihan drainase.
“Mestinya, seperti yang saya sampaikan, drainasenya, di selesaikan, di Bangko ini di Parit Kerang, di Pematang Sikek ada yang harus dibersihkan secepatnya,” katanya.
SKPD yang harus membersihkan drainase tersebut katanya Dinas Bina Marga dan Pengairan, sedangkan kondisinya sekarang masih tersumbat.
“Sekarang masih tersumbat tu, jadi di Pematang Sikek tu ada empat kelompok yang tak bisa tanam, teman-teman disekitarnya sudah tanam, besok turun semai lagi, 20 November ini, baru selesai panen kira-kira 15 hari yang lalu, mereka panen, kemudian tanam lagi, tapi kawan yang sebelah, yang empat kelompok yang tak bisa tanam. Panen juga ngak kemaren, gagal juga.”Pungkasnya.(MPR/anto).