Gubri: Rohul Pusat Wisata Religi
ROKAN HULU-Pemerintah Provinsi Riau siap memberikan dukungan penuh untuk Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) sebagi Pusat Wisata religi di Provinsi Riau.
Pasalnya potensi wisata di Kabupaten Rohul sangat menjanjikan. Baik itu wisata alamnya, wisata sejarah maupun wisata religi yang kini menjadi perhatian pengunjung wisatawan lokal, regional, nasional dan internasional
Menurut Gubernur Riau H Arsyadjuliandi Rachman, tidak saja kemegahan dari bangunan Masjid Agung Nasional Islmic Center (MANIC) Rohul, tapi program keagamaan, sosial yang dilaksanakan di Masjid Terbaik tingkat Nasional itu menarik perhatian pengunjung.
Gubri menyebutkan, Rohul salah satu kabupaten/kota di Riau yang memiliki terbanyak Surau Suluk yang tersebar di desa dan ibukota kecamatan yang ada di daerah yang dijuluki Negeri Seribu Suluk. "Keberadaan Surau Suluk dan Masjid Agung yang begitu megah ini menjadi wisata religi, yang pengunjungnya ramai dari daerah luar Riau.Objek wisata yang ada ini perlu ditata dan dikembangkan lagi," tuturnya
Diakuinya, dukungan pemerintah provinsi Riau untuk menunjang pengembang objek wisata di Rohul akan membantu pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan menuju ke lokasi objek wisata.
Sehingga potensi objek wisata di Rohul yang menjadi destinasi wisata Provinsi Riau akan diminati pengunjung, sebab, infrastruktur yang kurang memadai masih menjadi kurangnya minat dari wisatawan. "Pembangunan infrastruktur ke lokasi objek wisata di Rohul akan perhatikan. Perlu sinergitas program Pemkab dan Pemprov Riau. Suatu saat Rohul punya wisata religi yang banyak. Walaupun ada wisata alam. Tapi itu bisa sinergikan," jelasnya
Pria yang dipanggil akrab Andi ini, menyatakan, Wisata religi yang dimiliki Kabupaten Rohul kedepan menjadi satu kesatuan." Kita akan buat masterplan yang lebih lengkap lagi dengan ada wisata religi dan pengembangan objek wisata alam dan sejarah, ini akan menggerakan ekonomi masyarakat," tuturnya.
Dia mencontohkan objek wisata di Kabupaten Rokan Hilir yang menjadi agenda tahunan seperti bakar tongkang, bisa mendatangkan puluhan ribu pengunjung. Dari data yang didapat, lanjutnya, kegiatan bakar tongkang tahun ini telah mendatangkan 30 ribu pengunjung lokal dan 15 ribu orang pengunjung luar negeri.Kalau dihitung uang yang beredar di Rokan Hilir untuk 1 (Satu) orang pengunjung wisatawan Nusantara, selama empat hari, akan menghabiskan dan membelanjakan uangnya sekitar Rp3 juta.
Bila dikalikan dengan 30 ribu jumlah pengunjung saja, dana yang beredar ratusan miliar ditengah masyarakat Rokan Hilir dengan berbgai usaha. "Potensi Wisata Religi di Rohul bila dikelola dan dikembangkan dengan baik, suatu saat akan ramai dikunjungi wisatwan luar negeri dan lokal," tambahnya. (dpr/raj)