Jelang Jabatan Berakhir, Hafith Pernah Diisukan Stroke Hingga Jual Rumah
ROKAN HULU-Wakil Bupati Rokan Hulu (Rohul) Hafith Syukri mengaku, dirinya pernah diisukan menderita stroke pasca dirinya dan pasangannya Nasrul Hadi kalah dalam Pilkada Rohul serentak 9 Desember 2015 lalu.
Bahkan jelas Hafith Syukri lagi, dirinya juga sempat diisukan akan menjual rumahnya guna menutupi hutang Pilkada. Namun dengan tegas, dirinya menampik isu yang sempat tersebar itu tidak benar. Bahkan disebutkannya, dirinya masih tetap sehat walafiat meski kalah dalam perolehan suara di Pilkada serentak tahun lalu.
“Insya Allah saya masih sehat walafiat sampai saat ini,” kata Hafith Syukri, saat harisi silaturahmi sekaligus pamitan dengan masyarakat Rohul di rumah dinas Bupati Rohul, Kamis (14/4) siang.
Bahkan pasca putusan Mahkamah Konstitusi jelas Hafith, dirinya memang jarang masuk ke kantor. Hal itu dilakukan untuk melatih diri, bagaimana ketika dirinya tidak ke kantor setelah masa jabatannya sebagai Wabup Rohul berkahir 19 April 2016 mendatang.
Ucapnya lagi, selama ini pada hari kerja, dirinya harus bangun pagi dan pergi ke kantor, lengkap dengan baju dinas. Di saat jabatannya berakhir, dirinya akan terbiasa sebagai masyarakat biasa. Beberapa bulan terakhir, dirinya juga mulai rutin berolahraga pagi, itu dilakukan agar setelah jadi masyarakat biasa tetap sehat dan bugar.
Hafith juga mengakui tidak tertutup kemungkinan, dirinya akan terjun ke dunia politik setelah jadi masyarakat biasa. Namun demikian, dirinya belum punya target, seperti mencalonkan diri sebagai bakal calon Bupati Rohul atau bakal calon Gubernur Riau di masa mendatang. (dpr/raj)