Kemenag Rohul Nyatakan Bahawa Tiga Manfaat Silaturrahim
ROKAN HULU-Kakan Kemenag Rokan Hulu (Rohul), Ahmad Supardi Hasibuan, menyatakan silaturrahim salahsatu ajaran agama Islam yang cukup penting, karena merupakan tujuan utama dari semua ibadah yang diwajibkan kepada umat Islam.
Silatuirrahim terdiri dari dua kata, yakni silah artinya hubungan dan rahim artinya kasih sayang dan dapat juga diartikan sebagai tempat atau jalan lahirnya umat manusia. Silaturrahim artinya bukan hanya sekedar hubungan kasih saying, tapi juga hubungan setempat keluaran, yakni melalui rahim seorang ibu. Tidak ada satupun manusia di dunia ini yang lahir tanpa melalui jalur rahim seorang ibu.
Itu disampaikan Kakan Kemenag Rohul, Ahmad Supardi Hasibuan, saat berikan tausiyah di majelis taklim Alwahdah Desa Sungai Doreh Kec Rambah Pasir Pengaraian, Rabu (13/4) sore, diikuti ibu-ibu anggota majelis taklim Alwahdah. Pengajian ini dilaksanakan secara rutin sekali dalam seminggu, yakni setiap Rabu.
Maka hubungan silaturrahim yang dilakukan umat Islam, melebihi dahsyatnya dari hubungan senasab dan seketurunan. Karena di dalamnya ada ikatan ketuhanan, persaudaraan sejati, rasa persaudaraan, tolong mkenolong, kasih mengasihi, dan lain sebagainya.
Berdasarkan hadits Nabi Muhammad SAW, kutip Ahmad Supardi, ada tiga keunggulan dari silaturrahim. Pertama memanjangkan umur, baik secara kuantitatif maupun secara kualitatif. Umur memang telah ditentukan oleh Allah SWT, namun ketentuan itu bisa berubah atas ijin Allah SWT.
“Kemudian, memudahkan dan menambah rezki dari Allah SWT. Orang yang rajin silaturrahim, rezekinya akan dipermudah Allah SWT. Allah akan membuka pintu rezki yang sebanyak-banyaknya dan seluas-luasnya bagi yang rajin melaksanakan silaturrahim. Oleh karenanya, maka rezkinya akan melimpah dan memancar dari seluruh penjuru,”.
“Sedangkan ketiga, dihindarkan dari kemataian yang buruk. Sebagaimana diketahui bahwa kematian adalah sesuatu yang sangat menyakitkan, khususnya ketika ruh berpisah dengan badan. Kematian juga tidak diketahui umat manusia, baik dari sisi tempat maupun waktunya, termasuk cara kematiannya. Bagi yang rajin silaturrahim, maka akan terhindar dari kematian yang buruk dan menyakitkan,” ucapnya. (dpr/raj)