Kemenag Rohul Tentang Pilar-Pilar Pembangunan Islam

ROKAN HULU - Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, menyatakan, Senin (20/6), agama Islam yang mengalami perkembangan sangat pesat, bukan hanya di Timur Tengah tetapi juga sampai ke Eropa dan Asia, bahkan sampai ke Indonesia, dibangun di atas lima pilar utama, yaitu Keimanan; Masjid; persaudaraan; perekonomian umat; dan pelembagaan hukum.
 
Dikatakannya, pembangunan keimanan umat mengalami satu fase yang cukup panjang, yaitu fase Makkah sekitar 13 tahun. Apa yang dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW selama priode Makkah adalah menanamkan keimanan kepada Allah SWT, sebab keimanan adalah pondasi utama agama Islam.
 
Ahmad Supardi Hasibuan lebih lanjut menyatakan, empat pilar lainnya dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW pada fase kedua yaitu priode Madinah. Fase kedua ini lebih singkat, yaitu lebih kurang sepuluh tahun. Dan jika diperhatikan empat pilar ini, semuanya terkait dengan sosial kemasyarakatan.
 
Masjid sebagai pilar kedua yang dilakukan oleh Nabi, berfungsi selain tempat melaksanakan ibadah sholat dan dzikir kepada Allah SWT, masjid juga berfungsi sebagai tempat pembinaan dan pemberdayaan umat Islam. Dalam masjid bahkan tentara dilatih dan strategi perang ditetapkan.
 
Pilar yang ketiga adalah persaudaraan diantara umat Islam, dimana kaum Anshar yaitu penduduk asli Madinah, dipersaudarakan dengan kaum Muhajirin sebagai kelompok pendatang, sehingga orang-orang pendatang tidak merasa terlantar di negeri barunya, karena telah memiliki saudara.
 
Pilar keempat adalah peningkatan perekonomian umat Islam, yang ditandai dengan penetapan kewajiban zakat, bagi orang-orang yang hartanya telah memenuhi nishab dan haul, sehingga terjadi penyebaran dan pemerataan kekayaan dari orang-orang kaya kepada orang-orang tak berpunya.
 
Pilar kelima adalah pelembagaan hukum, yang tertuang dalam Alquran dan Alhadits Nabi Muhammad SAW, dimana hukum-hukum yang telah ditetapkan tersebut, betul-betul dipedomani dan diterapkan dalam kehidupan nyata. Hukum bukan hanya sekedar menjadi angan-angan kosong, tetapi adalah realitas yang terlaksana dalam masyarakat.
 
Ahmad Supardi berkeyakinan, jika kelima pilar ini dihidupkan kembali secara actual dan kontekstual, maka umat Islam akan bangkit kembali menemui kejayaannya, sebagaimana yang pernah diperoleh umat Islam pada masa dahulu, dimana umat Islam menguasai dua pertiga dunia ini dan ilmu pengetahuan dipelopori dan dikembangkan oleh ilmuan muslim. (dpr/raj)

Berita Terkait

Peduli Sosial, Wakil Bupati Labuhanbatu Buka Khitanan Ceria Sambut 1448 H

Labuhanbatu, portalriau.com- Wujud kepedulian terhadap masyarakat terus ditunjukkan Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu. Dalam rangka menyambut fajar 1448 Hijriah, Wakil Bupati Labuhanbatu, H. Jamri, ST, secara resmi…...

Senyum Syukur Warga Pematang Pudu dan Buluh Manis Sambut Paket Sembako Murah

DURI, --Portalriau.com--30 Juni 2026 – Pagi itu, Kamis (25/6/2026), suasana di Pudu Field, Duri, Kabupaten Bengkalis terasa berbeda. Sejak matahari belum tinggi, ratusan warga dari…...

Wakil Bupati Labuhanbatu Resmikan KCP Bank Sumut Sei Berombang ,Perkuat Akses Layanan Keuangan Masya

Labuhanbatu, Portalriau.com- Wakil Bupati Labuhanbatu H. Jamri, ST., meresmikan Kantor Cabang Pembantu (KCP) PT Bank Sumut Sei Berombang, Kecamatan Panai Hilir, Kamis (25/06). Peresmian ini…...

Lantik 52 Pejabat Baru, Bupati Labuhanbatu: Disiplin tanpa diawasi, bertanggung jawab tanpa diminta

Labuhanbatu,Portalriau.com- Bupati Labuhanbatu dr. Hj. Maya Hasmita Sp.OG. M.KM secara resmi melantik 52 pejabat baru yang terdiri dari Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP), Pejabat Administrator,…...

Syarat Makna Dan Budaya, Wabup Labuhanbatu Hadiri Tradisi Sedekah Bumi di Panai Hilir

Labuhanbatu, Portalriau.com- Wakil Bupati Labuhanbatu, H. Jamri, menghadiri prosesi adat ritual tradisi Sedekah Bumi yang digelar khidmat oleh masyarakat Desa Wonosari, Kecamatan Panai Hilir, pada…...