Kepenguruans PWI Rohul Masa Bakti 2015-2018 Resmi Dilantik
Rohul-Pelantikan Pengurus PWI Kabupaten Rohul yang mengambil tema "Reinterpretasidan Aktualisasi Nilai-nilai Pengkaderan dan Perjuangan: Ikhtiar mewujudkan PWI Kabupaten Rokan Hulu Berbasis Kompetensi" di Sapadia Hotel Pasir Pangaraian,juga dihadiri Sekretaris PWI Riau Eka PN, serta pengurus PWI Riau lainnya.
Kegiatan juga dihadiri Staf Ahli Bupati Rohul Mirzal Hamzah SE, Kepala Polres Rohul AKBP Pitoyo Agung Yuwono dan sejumlah Perwira Kepolisian, Danramil 02 Rambah Kapten Arm Alza Septendi, Kabag Humas Rohul Syofwan dan dua mantan Kabag Humas Setdakab Rohul Yusmar Yusuf dan Aulia Army Efendi, serta undangan lainnya.
Dalam laporannya, Ketua Panitia Pelantikan, Endar Rambe mengatakan, seharusnya Pengurus PWI Kabupaten Rohul masa bakti 2015-2018 sudah dilantik pada 7 Desember 2015 lalu, namun karena menjelang Pilkada serentak 9 Desember 2015 lalu, jadwal pelantikan diundur dan baru dilaksanakan hari ini. “Kita berterimakasih ke seluruh pihak, baik Pemkab Rohul serta BupatiAchmad, juga Forkompinda,” kata Rambe.
Rambe juga beri apresiasi Kapolres Rohul AKBP Pitoyo Agung Yuwono dan beberapa Perwira Polres Rohul yang sudah ikut menghadiri Pelantikan Pengurus PWI Rohul.
Sementara itu, dalam kata sambutannya, Ketua PWI Kabupaten Rohul Feri Hendrawan juga berterima kasih ke seluruh pihak hingga pengurus bisa dilantik. Dirinya berharap, agar hubungan baik antara PWI dengan seluruh pihak tetap berjalan baik, termasuk dengan Pemkab Rohul dan seluruh instansi atau lembaga di Kabupaten Rohul.
“Kita juga berharap, dengan semakin banyak anggota akan menambah solid anggota PWI Rokan Hulu demi kemajuan PWI di masa akan datang,” harap Feri.
Wakil Ketua Bidang Organisasi PWI Riau Tun Akhyar mengakui organisasi PWI sudah terbentuk di 12 kabupaten/ kota di Provinsi Riau. Ungkapnya, bahwa pengurus baru PWI di 11 kabupaten/ kota di Provinsi Riau sudah dilantik tahun ini. Dan Pelantikan Pengurus PWI Rohul hari ini merupakan pelantikan terakhi “Kita harapkan, kepengurusan dan anggota PWI Rohul yang baru dilantik bisa lebih baik lagi ke depan,” imbau Tun Akhyar, juga diharapkan pengurus melakukan pendekatan untuk calon anggota PWI yang baru
Sementara itu, Tun Akhyar juga menambahkan, kedepannya untuk bisa menjadi anggota PWI tidak gampang lagi. Apalagi untuk bisa jadi anggota muda. Pasalnya, meski sudah menjadi anggota muda, mereka diharuskan mengikuti uji kompetensi wartawan atau UKW lebih dulu untuk menjadi anggota biasa. “Dari anggota muda ke anggota biasa membutuhkan waktu dua tahun. Anggota muda juga harus mengikuti uji kompetensi untuk bisa memilih ketua pengurus,” terangnya.
Ucapnya lagi, anggota PWI harus mempunya atau memiliki kartu uji kompetensi wartawan. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas wartawan di lapangan.
Saat ini, dari sekitar 1.300 wartawan di Provinsi, baru sekitar 150 wartawan yang sudah lolos uji kompetensi wartawan. Sehingga, dirinya menyarankan anggota muda di PWI Rohul juga mengikuti UKW untuk menjadi anggota biasa. “ Apalagi untuk menjadi anggota biasa minimal tamatan harus Diploma tiga (D III), atau minimal mereka harus lulus dalam UKW,” jelasnya.
Tun dalam aamanatnya, menitipkan ke seluruh pihak agar menjadikan PWI Rokan Hulu sebagai mitra kerja Kepolisian dan TNI agar lebih baik lagi. Juga berharap, agar anggota PWI Rohul tidak terkotak-kotak.
Bupati Rohul Achma dalam sambutan tertulis yang dibacakan Staff Ahli, Mirzal Hamzah mengakau, anggota PWI Rohul sebagai insan pers tetap dapat menjalankan tugasnya untuk kepentingan masyarakat dan negara. Atas nama Pemkab Rohul, Bupati mengucapkan selamat atas pelantikan pengurus baru
Mirzal juga berpesan, agar wartawan tergabung di PWI Rohul memberitakan informasi yang mudah dicerna oleh masyarakat. Diakuinya, pemberitaan selama ini cukup baik, namun segala pemberitaan harus dikoordinasikan dengan pihak terkait, sehingga tersampaikan ke masyarakat.
Mirzal juga menyambut baik adanya UKW. Menurutnya, adanya kompetensi akan menjadikan seorang insan pers profesional dalam pemberitaan. (adv/humas)