Ketua Jembalang Inhil Minta Pemuda Sakai Minta Maaf Secara Terbuka Kepada Masyarakat Mandah
TEMBILAHAN - Heboh, begitulah yang terlihat pada suasana di aula sekretariat Jembalang Inhil malam tadi, hilir mudik pemuda-pemuda paruh baya memasuki salah satu ruangan yang tersedia.
Adapun pertemuan malam tadi membahas masalah pernyataan salah satu akun di Facebook dengan nama Pemuda Sakai yang mempelesetkan lirik lagu Pantai Solop yang dinyanyikan mantan Gubernur Riau Rusli Zainal.
"Penduduknya ramah juga Korupsi, pancaran budaya khazanah negeri, lestarikanlah warisan ini, pantai solop.. pantai solop.. pantai solop" begitu kira-kira akun dengan nama Pemuda sakai membuat statemen nya di facebook.
Jembalang Inhil sangat menyayangkan atas statment acount Pemuda Sakai tersebut.
"Kita sangat menyayangkan kalimat yang keluar dari salah satu akun yang katanya aktivis tersebut, setahu kami tidak sepatutnya menyebutkan penduduk pantai solop (Red mandah) merupakan penduduk yang korupsi," ungkap Ketua Jembalang Inhil, Encik Laksamana.
Pria yang akrab disapa Babg Boy itu, acount atas nama nama Pemuda Sakai segera minta maaf secara terbuka. "Kita minta dua (Pemuda Sakai, Red) minta maaf secara terbuka kepada masyarakat Inhil kususnya Mandah melalui media Online dan cetak langsung ditujukan kepada Masyarakat Mandah jangan sampai hal ini menimbulkan reaksi keras dari masyarakat Mandah nantinya," imbuhnya.
Bang Boy menghimbau sesama melayu sebaiknya saling harga-menghargai, jangan akibat pertaan yang berbau rasis bisa memecah belah rasa persatuan dan kesatuan.
"Kita tidak ingin tali silaturahmi sesama melayu terputus akibat salah satu oknum. Bak gurindam dua belas berkata "apabila terpelihara lidah, niscaya dapat daripada nya faedah". Ujar panglima Jembalang Indragiri yang juga tokoh pemuda Mandah, Bang Boy menutup pembicaraannya. (Dpr/ard)