Pemprov Riau Disarankan Gunakan Dana Tak Terduga Pulangkan Eks Gafatar
PEKANBARU - Pemerintah Provinsi Riau disarankan segera menggunakan anggaran tak terduga di APBD Riau 2016 untuk mempercepat proses pemulangan eks Gafatar.
Demikian disampaikan Wakil Metua DPRD Riau, Ir. Noviwaldy Jusman Jumat (5/2/2016).
"Apabila terjadi diluar yang direncanakan dan diluar dugaan, dapat digunakan dana tidak terduga. Jadi, tidak masalah karena setiap tahun anggaran tidak terduga inikan selalu dianggarkan," ujar politisi Demokrat ini
Sebelum memulangkan eks Gafatar, Noviwaldi meminta Pemprov melakukan kroscek, untuk memastikan mereka adalah warga Riau.
Setelah itu, mereka harus diberikan pembinaan bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan tokoh agama, untuk kembali meluruskan hal-hal yang sudah dianggap menyimpang.
"Kita cek dulu yang ada. Jangan -jangan tidak warga Riau, jangan sampai nanti bukan warga Riau. Pertama kita sudah tahu mereka itu sudah bertobat. Ini juga harus tetap menjadi pengawasan bagi Dinsos dan Kesbangpol. Jangan sampai nanti hal serupa terulang lagi," tutup pria yang juga pernah menjabat Anggota DPRD Kota Pekanbaru ini.
Hal senada juga disampaikan, Ketua Komisi E Masnur yang membidangi masalah sosial dan kemasyarakatan .
" Bisa menggunakan anggaran tidak terduga. Bisa atau tidak digunakan inikan kajian Bappeda dan BPKAD," katanya(dpr/rls/van)