Pencanangan TNI KB-KES RIAU 2016 di Rohul Diwarnai Berbagai Kegiatan Bakti Sosial
ROKAN HULU-Pencanangan TNI- Keluarga Berancana Kesehatan (TNI-KB-KES) tingkat Provinsi Riau Tahun 2016, Senin (18/7) resmi dibuka, di kabupaten Rokan Hulu (Rohul), dalam pencanangan ini, BKKBN, TNI dan Pemkab Rohul juga menggelar kegiatan bakti sosial seperti, sunatan masal, pemasangan alat KB gratis dan lainnya.
Pencanangan TNI KB-Kes Tingkat Riau Tahun 2016 ini, dihadiri Dandrem 031 Wirabima, Brigjen Tni Nuradi Msi, Kepala BKKBN Pusat, Surya Candra Surapati, Kepala Perwakilan BKKBN Riau Yenrizal Makmur, Wakil Bupati Rohul, Sukiman, Kapolres Rohul AKBP Pitoyo AGung Yuwono, Dandim Se-Provinsi Riau serta ribuan masyarakat, Kader KK, Se-Rohul.
Pembukaan pelaksanaan TNI KB-KES Tingkat Riau tahun 2016 ini, ditandai dengan pemukulan beduk serta penulisan pesan Komunikasi Informasi dan Edukasi (KIE), kepala BKKBN pusat, Dandrem dan Wabup Rohul.
Dalam kegiatan tersebut BKKBN, TNI dan Pemkab Rohul juga menggelar kegiatan bakti sosial, Dandrem 031 Wirabima Brigjen TNI Nuradi bersama Wabup dan juga tamu yang hadir juga menyempatkan diri untuk meninjau pelaskanaan kegiatan bakti sosial dan stan Produk kerajinan khas Kabupaten Rohul.
Dalam kesempatan tersebut, Dandrem 031 Wirabima, Brigjen TNI Nuradi, mengajak seluruh elemen masyarakat, untuk kembali mensukseskan program KB.
Dandrem menyatakan TNI siap memberikan dukungan kepada pemerintah, guna mendampingi serta mendukung program kb hingga kemasyarakat pedesaan.
"TNI siap mensukseskan program ini, karena program ini bertujuan untuk mensejahterakan masyarakat dengan masyarakat yang sejahtera kita harapkan negara akan kuat dan juga memiliki TNI yang kuat," tegas Dandrem.
Sementara itu Kepala BKKBN pusat, Surya Candra Surapati, mengatakan, porgram kependudukan keluarga berencana, bertujuan mensukseskan 3 program Nawacita, Presiden Joko Widodo.
" 3 program Nawacita tersebut yakni membangun Indonesia, dari pinggiran dengen memperkuat pedesaan, meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia serta melakukan revolusi mental dan karakter bangsa Indonesia," urainya.
"Revolusi mental ini sebenarnya sudah gerakan ibu baru untuk mengembleng masyarakat Indonesia menjadi manusia baru yang berhati putih berkemauan baja, bersemangat elang Rajawali, berjiwa api yang menyala, sehingga terbentuk manusia yang berintegritas, memiliki etos kerja dan berjiwa gotong royong," terangnya.
Menurutnya sejak era reformasi, program KB sudah melemah meredup, untuk itu Presdiden Jokowi mengajak semua elemen untuk merevitalisasi dan menganggungkan kembali program KB ini, karena Indonesia dihadapi tantangan persoalan kependudukan didepan mata.
"Belum lagi masalah MEA, tidak hanya barang dan jasa yang akan masuk ke Indonesia tapi juga pekerja asing, kalau tenaga kerja kita tidak berkualitas, tidak memiliki kompetensi dan memilki karakter maka siap-siaplah tenaga kerja kita akan menjadi kuli di negaranya sendiri," tutur Kepala BKKBN Pusat.
Pada pencanangan TNI KB-KES Tingkat Riau tahun 2016 ini, BKKBN juga menyerahkan bantuan alat KB, sementara Pemkab Rohul menyerahkan bantuan berupa sembako, bibit tanaman serta benih ikan kepada masyarakat kurang mampu untuk dikembangkan sehingga bisa meningkatkan kesejahtaraan masyarakat. (dpr/adv/hms)