Prosesi Adat : Kegiatan Mandi Balimau Kasai Potang Mogang Kecamatan Langgam
Portalriau.com - PANGKALAN KERINCI - Kegiatan Balimau kasai Merupakan kegiatan rutin yang dilakukan oleh masyarakat Kecamatan Langgam dalam Rangka menyambut datangnya bulan suci Ramadhan, dan kegiatan ini sudah berlangsung ratusan tahun lalu, yang mana kegiatan ini diawali dengan kegiatan Tablig Akbar,ziara kubur,Peragaan Seni Budaya Lokal,Seminar adat dan puncaknya adalah kegiatan Mandi Balimau Kasai untuk tahun 2016 yang dijadwalkan pada Kamis (2/6/2016) sore, Kegiatan ini dipusatkan di anjungan Tepian Ranah Bunga Tanjung Kelurahan Langgam Kecamatan Langgam.
Pada tanggal 28 Mei digelar Tabligh Akbar bersama Salah satu Ustadz jebolan Da’i Akademi Indonesia ( Ust. CECEP MAULANA atau Lebih dikenal dengan Ust. Odong-odong ).Tanggal 29 Mei akan digelar ziarah kubur di TPU Langgam.
Pada tanggal 30 Mei akan digelar Seminar adat dengan narasumber dari Budayawan Riau Al – Azhar dan tokoh adat pagaruyuang dengan moderator Ketua Lembaga Kerapatan Adat Melayu (LKAM) Pelalawan Ir.H.Edy Sabli,M.Si.
Dilanjutkan pada tanggal 31 Mei dan 1 Juni Selama 2 hari pagelaran kesenian masyarakat.Puncaknya prosesi adat mandi balimau kasai Potang maogang yang digelar dari pagi hingga sore hari
Acara mulai dilakukan dengan arak – arakan kebesaran adat, pertemuan antara Datuk,Batin dan pemuka adat dilanjutkan dengan jamuan makan di balai adat.Pada siang harinya kegiatang akan digelar di anjungan Tepian Ranah Tanjung Bunga dengan acara adat pemasangan tonggol kebesaran adat dan pemotongan hewan berupa kambing.Kegiatan akan dimeriahkan dengan parade pompong hias,yang diikuti lebih kurang 30 Pompong dari berbagai instansi dan instrumen masyarakat”
Ribuan warga tumpah ruah memenuhi pinggiran sungai tempat dilaksanakannya serangkaian kegiatan yang memang rutin dilaksanakan setiap hendak memasuki bulan suci Ramadhan.
Tak terkecuali tahun ini, selain masyarakat, tampak juga hadir Gubernur Riau Arsyad Juliandi Rachman, Bupati Pelalawan, HM Harris, Wakil Bupati Pelalawan Zardewan, perwakilan Kementerian Pariwisata dan Kementrian LHK, Tengku besar Sultan Pelalawan, H Asyaidi Syarief Kamaruddin Haroen, Sekda Kabupaten Pelalawan Tengku Mukhlis, Forkompinda Pelalawan serta tokoh adat, ninik mamak Kecamatan Langgam.
Dalam Sambutanya Gubernur Riau Arsyad Juliandi Rachman menyebutkan, Upacara Ritual Adat Mandi Balimau Kasai Potang Mogang yang tahun ini memilih tema 'Memperkuat Kelembagaan Melayu dan Jati Diri Pemangku Adat' adalah salah satu dari perwujudan dari visi kebudayaan masyarakat Riau yang saat ini dikenal dengan Tagline 'The Homeland of Malay'.
Agenda ini, disebutkan Gubernur Hendaknya tidak hanya menjadi agenda tahunan yang dimeriahkan oleh masyarakat, namun juga bisa lebih meningkatkan antusiasme masyarakat luar, termasuk pendatang untuk bisa melihat lebih dekat tentang kebudayaan melayu yang ada di Pelalawan.
HM Harris, Bupati Pelalawan yang Juga Tokoh Masyarakat Langgam pun menyebutkan kalau pelaksanaan Balimau Kasai Potang Mogang ini tentunya bukan hanya sebatas rutinitas adat yang dilaksanakan setiap hendak memasuki bulan suci Ramadhan.
Lebih jauh, kegiatan ini juga menjadi salah satu bagian dari upaya untuk menjaga Silahturahmi,keutuhan, penghormatan terhadap nilai-nilai adat, tokoh adat yang selama ini nyaris dilupakan.
Dengan gelaran ini, Harris berharap akan terbangun sebuah masyarakat yang maju namun tetap menghormati apa yang ada di tengah masyarakat. Apalagi dalam kerangka berpikir kemelayuan, dimana masyarakat dibangun dengan sendi-sendi keagamaan.
Bersempena acara Potang Mogang Balimau Kasai tahun ini, Bupati Pelalawan, HM Harris juga tidak lupa menyampaikan permohonan maafnya kepada seluruh masyarakat Pelalawan, untuk dapat mensucikan hati dan perbuatan memasuki bulan suci Ramadhan.
''Semoga pada Ramadhan Tahun ini, kita bisa lebih baik lagi, dalam beramal dan ibadah,'' ajak Bupati.(STO/DPR)