Saat Tentara Bersama Rakyat, Begini Hasilnya
PORTAL RIAU, Rengat (10/42017) - Sudah 98 tahun tentara membangun bersama rakyat di kampung-kampung. Tidak hanya membangun fisik semacam jalan, jembatan, selokan, semenisasi atau rumah ibadah.
Lebih dari itu, manunggal rakyat dan tentara menghasilkan kebersamaan dan rasa solidaritas yang tinggi. Ciri khas semangat gotong royong itu kian kental. Itulah pembangunan non fisik yang dilakukan tentara.
Dulu, ada yang namanya Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI) Masuk Desa (AMD). Seiring waktu nama itu berubah menjadi Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD).
Mulai besok hingga 21 hari ke depan, Komando Distrik Militer (Kodim) 0302 Indragiri Hulu (Inhu) yang dikomandani oleh Letkol Inf. Mujiburrahman, bakal berada bersama rakyat.
Menggandeng dan membantu pemerintah Inhu untuk melakukan percepatan pembangunan. Semua personil Kodim dikerahkan untuk masuk ke desa-desa yang ada di tiga kecamatan; Rengat, Rengat Barat dan Pasir Penyu.
Yang dikerjakan selama 21 hari itu nyaris sama seperti kegiatan TMMD sebelumnya. Membangun fisik seperti semenisasi, pembuatan jalan baru dan pembuatan Drainase.
Dan membangun non fisik seperti penyuluhan keagamaan, hukum, narkoba, belanegara, kamtibmas, peternakan, penangulangan bencana, pertanian dan 4 Pilar Kebangsaan.
Sebelumnya pra TMMD ke-98 sudah digelar di Desa Bukit Petaling dan Pematang Jaya Kecamatan Rengat Barat. Di sana mereka membangun jalan semenisasi sepanjang 241 meter.
Sangking semangatnya masyarakat ikut gotong royong, hanya beberapa hari jalan itu sudah rampung 91 meter. Inilah wujud kekuatan rakyat bersama tentaranya.(DPR)