Sejarah Singkat Sutan Tua Nasaktion Asal Mula Kerajaan Napitu Huta

Sejarah Singkat Sutan Tua Nasaktion Asal Mula Kerajaan Napitu Huta

ROKAN HULU-Sutan Tua Nasaktion, termasuk saudaranya Raja Sibaroar Panyabungan, Istri dari Sutan diketahui bermarga boru Siregar, awalnya ke Rambah, pada Tahun 1617 lalu, setelah mendapat restu  dan diberi izin Raja Tambusai bergelar Datuk Tumenggung.

Pada waktu itu, pengabdian Sutan Tua cukup mendapat perhatian dari Raja Tambusai, karena antara kerajaan Tambusai dan Kerajaan 4 persukuan Mondang  sangat langgeng, waktu dipanggilah Raja Rambah yang diwakili Sutan Mahmud dan Hulubalang untuk menjemput Sutan dan dicarikan wilayah untuk membangun kerajaan.

Setelah itu dia mendapat diperintah dari  Raja Tambusai hijrah ke Rambah, dipesankan kepada Raja Rambah supaya memperlihat Aek Sunsang (Air berbalik Arus), waktu dikawal Hulu Balang Raja Rambah, menelusuri Sungai Martua, dapatlah tempat yang bernama Huta Lobu (Batang Samo).

Di situlah Sutan Tua mulai membangun dan mengembangkan kerajaanya serta membuat rakyat makmur, tapi antara Sutan Tua dengan Raja Rambah tidak pernah ada gesekan, bahkan mereka saling bahu-membahu dan saling bertukar pendapat untuk mensejahterakan rakyat.

Seiring dengan perkmebangan itu, Sutan Tua  memiliki keturunan 4 putra yakni putra pertama, Sutan Tuah, yang dinobatkan Raja Rambah beserta Raja Tambusai berada di Kejaraan Huta Tinggi,  anak kedua, bernama Sutan Komalo Bulan  dengan kerajaannya Manambing,  anak ke tiga beraman Sutan Mangamar Sunsang Bulu dengan kerajaan Batang Samo dan anak ke empat dari pada adeknya Sutan Tuah itu menjadi Sutan Haiti Kerajaan Huta Haiti dan satu lagi beranama Sutan Silindung di Huta Tangun.

Itulah disebut dengan ungkapan Sutan Na Opat ditambah Mangaraja Natolu yaitu, Mangaraja Tembalan, Kerajaa Pawan (Anak Suadara dari Permaisuri Sutan Tua), di Marancar Mangajara Tembalan Janji Raja (Anak Saudara dari Adeknya Sutan Tua),  Mangaraja Tembalan di Kerajaan  Huta Lolot (Cucu dari saudara Sutan Tua).

Kifrah sutan Tua, ketika Raja Rambah mulai terdesak, maka meminta bantuan kepada Sutan Tua dan keterunannya, jadi Sutan Tua pun mengutus  Sutan Kumala Bulan menjadi panglima perang membantu Raja Rambah untuk mengusir pasukan Orang Lubuh.

Begitu juga  ketika pasukan Kerajaan Siak hendak memperluas wilayah haru, harus berhadapan  langsung dengan Sutan Kumala Bulan. Sehingga muncullah kesepakatan dan perjanjian di Kota Lama supaya kejaraan Koto Tongah dan Kota Lama untuk saling mendukung, sehingga tentara dari pasukan Siak tidak datang menyerang dan  dua wilayah kerjaan tersebut.

Tidak itu saja, Sutan Tua juga mengamankan kerajaan Rambah dengan mengutus adiknya beranama Mangaraja Gompar, termasuk yang berhadapan langsung dengan Raja Rokan di Teluk Hilir Pemandang (Lubuk Bendahara).

Kemepimpinan Sutan Tua terhadap keturuan dan rakyat sangat luar biasa termasuk untuk mempertahankan Keraja Rambah sabagai patnernya, maka baik  Kerajaan Napitu Huta dan kerajaan Rambah  sudah kondisi aman tenteram maka dibuatlah perayaan dan penobatan sekaligus pemeberian gelar Sutan Laut Api disaksikan lima raja yakni, Rokan, Tambusai, Koto Tengah, Kuntodarussalam dan Rambah sendiri, termasuk adanya pengakuan dari Konteler Belanda.

Kebersahilan Sutan Tua membuat Rambah dan Napitu Huta aman dari musuh-musuh Raja Rambah, memberikan hadiah berupa penamabahan Wulayat dari masing-masing penguasa Napitu Huta.

Menurutu cerita Sutan Tua tersebut sempat beumur lebih 2 ratus tahun, dalam memimpin rakyat antara Sutan Laut Api dan Raja Rambah termasuk dua pemimpin yang sangat tidak setuju dengan adanya kolonial Belanda, mereka secara bersama-sama mengusir pasukan Belanda baik wilayah Kerajaan Napitu Huta maupun, Kerajaan yang lima luhak, bahkan saat itu belanda sempat terdesak hingga ke Wilayah Bagan Siapi-api.  (Sumber Sesepuh Dari Keturunan Raja Napitu Huta).(dpr/raj)

Berita Terkait

Bupati Maya Dan Wabup Jamri Salurkan Bansos Untuk Warga Panai Hilir

Labuhanbatu, Portalriau.com- Menjelang Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu ke-81, jajaran pimpinan daerah turun langsung ke tengah masyarakat. Bupati Labuhanbatu, dr. Hj. Maya…...

Terapkan Pola Hidup Sehat, Bupati Labuhanbatu Ikuti Senam Sehat Bersama Lansia

Labuhanbatu, Portalriau.com- Bupati Labuhanbatu, dr. Hj. Maya Hasmita, Sp.OG., MKM., mengikuti kegiatan Senam Sehat dan Berdaya bersama lansia yang diselenggarakan oleh Dinas BP2KB Labuhanbatu di…...

Bupati Maya: " Olahraga adalah investasi bangsa"

Labuhanbatu, Portalriau.com- " Olahraga adalah investasi bangsa bukan biaya", ucap Bupati Labuhanbatu dr.Hj. Maya Hasmita,Sp.OG, MKM, saat membacakan pidato tertulis Menteri Pemuda Dan Olahraga Erick…...

Gebyar Kreativitas Dan Inovasi Pendidikan Labuhanbatu Ditutup, Bupati Maya Bertekad Majukan Dunia Pe

Labuhanbatu,Portalriau.com- Setelah berlangsung selama tiga hari, Gebyar Kreativitas dan Inovasi Pendidikan Kabupaten Labuhanbatu resmi ditutup Kamis 8/10/2026. Kegiatan yang diikuti ribuan pelajar dan guru tersebut…...

Bupati Labuhanbatu Melepas 22 Calon Mahasiswa Melanjutkan Pendidikan ke Al-Azhar Kairo

Labuhanbatu, Portalriau..com- Sebanyak 22 putra-putri terbaik Kabupaten Labuhanbatu mendapat kesempatan melanjutkan pendidikan ke Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir. Momen penuh kebanggaan tersebut ditandai dengan pemberian bantuan…...