Umat Islam di Bulan Syawal Ziarahi Makam Syekh Ismail An-Naqsyabandiayah Al-Ikholidi
ROKAN HULU-Masyarakat Rambahsamo, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), menjadikan agenda rutinitas untuk menziarahi makam Syekh Ismail An-Naqsyabandiyah Al-lkholidi setiap bulan Syawal, ini kegiatan ini dilakukan untuk memulikan orang yang dekat dengan Allah SWT serta mengingat jasa-jasa dalam mempengaruhi pengembangan Islam di Negeri Seribu Suluk.
Kali ini ratusan Umat Islam melakukan Ziarah di Makam Syekh Ismail An-Naqsyabandiyah Al-kholidi, di Dusun Surau Gading, Desa Rambahsamo, Kecamatan Rambahsamo-Rohul, Jumat (7/7).
Kegiatan dengan shalat Jumat berjamaah, kemudian langsung menuju Surau Syekh Islmail An-Naqsyabandiyah Al-kholidi, setelah barulan dilakukan pembacaan ayat suci Alquran.
Pada kesempatan itu, Anggota Lembaga Kerapatan Adat (LKA) Dusun Surau Gading, H. Drs. Armansyah Hasibuan, meminta kepada pemerintah Desa Rambahsamo supaya menjadikan program ziarah ini sebagai agenda tahunan. "Sebab dulunya ini sudah menjadi program wajib pemerintahan desa, kita hal ini bisa dilaksanakan kembali," pintanya.
Untuk Zuriayat Syekh Ismail An-Naqsyabadiyah Al-Khilidi, supaya menyampaiakan jadwal agenda ini pemerintahan desa, sambungnya, sebab bagimanapun juga ketokohan beliau sudah memberi warna terhadap perkembangan Umat Islam di Negeri Seribu Suluk.
Masih di tempat yang sama, Kepala Desa (Kades), M. Yani Nasution, menanggapi hal ini dengan sangat positif, bahkan pihak sendiri akan lebih proaktif dan menjadikan ini sebagai kegiatan rutinitas setiap tahun tepat pada Bulan Syawal. "Kita ketahui kalau Syekh Ismail An-Naqsyabadiayah Al-Kholidi sudah memberikan kontibusi yang sangat luar biasa, khususnya di Desa Rambahsamo, termasuk Rohul," pungkasnya.
Kemudian Ketua Tariqot Naqsyabandiyah Kabupaten Rohul, Ade Irwan Hudayana Hasibuan gelar Khalifah Tongku Mudo, menjelaskan, kabupaten Rohul dijuluki sebagai Negeri Seribu Suluk, sebab dahulu kala, Allah SWT telah melahirkan seorang tokoh tasauf yang kewarakan dan karomahnya sangat laur biasa, tidak hanya dikenal dalam konteks daerah, bahkan di luar daerah yakni, Tuan Guru Syekh Ismail An-naqsyabandiyah Al-Kholidi, beliau mendapat ilmu hikmah, karena belajar ilmu tasauf dan dekat Allah, jadi kedepan ini, ketokohan beliau seharusnya tidak hanya kenangan semata, seharusnya bisa mengambil iktibar dan pelajaran, sehingga secara subtansi Rohul memang pantas mengembangkan julukan Negeri Seribu Suluk.
"Jasa beliau hendaknya di Hari Raya Idul fitri 1437 Hijriah ini, kita masyarakat, khususnya Desa Rambah Samo perlu kita mengenang dan menziarahi makamnya tuan guru Syekh Ismail An-Naqsyabandiyah Al-Kholidi, karena beliaulah yang membuka kampung ini. Bahkan desa tetangga yang radiusnya 5 KM persegi," terangnya.
Di samping itu, selaku pengurus jamaah Tarikat Naqsabandi, Kabupaten Rohul ingin mengadakan agenda kegiatan Tarikat Naqsabandi di Surau Suluk Tuan Guru Syekh Ismail An-naqsyabandiyah Al-Kholidi ini.yang tidak akan lama lagi melaksanakan agenda kegiatan salah satunya suluk adap atau suluk rapat se Kabupaten Rohul
"Tentunya kegiatan ini cukup berat, karena kita mengundang surau-surau yang ada di Kabupaten Rohul. Jumlah rumah suluk di kabupaten ini sekitar sebanyak 136 surau, jadi tanpa bantuan dan kerja sama pemerintah desa dan masyarakat Desa Rambah Samo kegiatan ini tidak akan terlaksana dengan baik," urainya.
Selanjutnya, perwakilan dari Zuriat Syehk Ismail Surau Gading akan melaksanakan musyawarah penyusunan pengurus surau suluk, karena mursyidin almarhum H. Damri Hasibuan dengan gelar Khalifah Mudo telah dahulu dipanggil Allah SWT.
"Jadi kami memohon supaya saling kerja sama, sehingga terlaksana kegiatan Tarikat Naqsabandi yang akan diagendakan Pemkab Rohul setiap tahunnya di surau suluk Syekh Ismail An-Naqsyabaiyah Al-Kholidi Surau Gading Desa Rambah Samo ini," tutup Khalifah Tongku Mudo.
Usai arahan dari Ketua Tariqot Naqsyabandiyah Kabupaten Rohul, ratusan jamah menggelar tahmid, takbir, tahlil serta bacaan pujian lainnya kepada Allah SWT dengan harapan pahalanya bisa dihadiahkan kepada Syekh Ismail An-Naqsyabadiyah Al-Kholidi dan ditutup dengan doa bersama. (dpr/raj)