Meski Difitnah dan Kredibilitasnya Dirugikan,Riki Rihardi Camat Mandau Masih Buka Pintu Maaf
DURI (portalnya.com) - Camat Mandau, Riki Rihardi S STP MSi merasa terusik dengan status yang diposting akun facebook Serdadu Langit dalam laman media sosialnya beberapa hari lalu. Pasalnya, dalam postingan yang di-tag nya ke akun Abdul dan 49 akun lain, Serdadu Langit menuding sejumlah pihak sengaja bekerja tidak optimal saat rekapitulasi suara di PPK Mandau, hingga nanti perhitungan dialihkan ke Bengkalis.Ini adalah bentuk kecurangan Camat Mandau mengatakan Jokowi menang di Mandau padahal Jokowi tidak di sukai di Mandau. Untuk itu, kepada masyarakat kota Duri agar merapat ke kantor camat Mandau agar suara Prabowo dan kotak suara jangan dibawa ke Bengkalis ,mari kita jihad. Perlu diketahui bupati Bengkalis dan camat Mandau beradik kandung Mereka team sukses Jokowi, Tolak kotak suara dibawa ke Bengkalis Hentikan rencana penghitungan dibawa ke pulau Bengkalis Mohon sampaikan tulisan ini ke pak Prabowo. sumber (RPZ).
Tak hanya itu, akun ini juga menuding Camat Mandau yang notabane adik kandung bupati sebagai tim sukses Jokowi juga berperan dalam kekisruhan penghitungan di PPK Mandau. Menilai postingan itu sebagai fitnah yang merugikan kredibilitasnya, Camat Mandau pun bereaksi. Ia tak ingin postingan itu, mengiring opini masyarakat yang ujung-ujungnya nanti tercipta image negatif terhadap kepemimpinannya. Makanya Camat merasa perlu memberikan klarifikasi dan membuka pintu komunikasi dengan akun tersebut sebelum kasusnya dilanjutkan ke jalur hukum.
"Kita kuatirkan fitnah ini mempengaruhi pikiran masyarakat. Makanya ini perlu diluruskan. Jangan nanti masyarakat beranggapan benar pula tuduhan itu. Karena tahulah, situasi politik saat ini," ujar Riki kepada sejumlah wartawan di diruang rapat lantai 2 Kantor Camat Mandau, Kamis (2/4/2019).
Kendati sudah diftnah dan dirugikan oleh status akun Serdadu Langit itu, Riki masih membuka pintu maaf bagi pemiliknya. Riki berharap pemilik akun bertanggung jawab dengan postingannya dan meminta maaf sccara terbuka kepadanya selaku pimpinan di Kecamatan Mandau ini.
"Kami masih punya niat baik agar akun ini minta maaf secara gentleman. Datang ke Kantor Camat dan temui saya. Kalau tidak, kita akan laporkan ini ke pihak kepolisian sesuai dengan UU ITE. Karena dalam hal ini kredibilitas saya yang dipertaruhkan," imbuh Riki
Walaupun, pemilik akun sudah menghapus postingan bahkan akunnya, namun Riki mengaku sudah mengantongi identitas dan lokasi pemilik akun. Begitu juga barang bukti screenshot postingan akun tersebut "Kita sudah koordinasi dengan pihak kepolisian. Namun, langkah awalnya kita tetap buka komunikasi persuasif dengan pemilik akun, agar bertanggung jawab dengan postingannya," kata Riki lagi.
Pemikiran Camat Mandau yang tak langsung main lapor polisi ini, patut diapresiasi. Kenapa, karena sifatnya camat ingin melakukan pembinaan kepada warganya. Namun, jika peluang ini diabaikan pemilik akun camat tak main-main melaporkan kasus ini ke ranah hukum.
"Kita hanya ingin memberi pelajaran agar bertanggung jawab dengan apa yang dilakukan. Jangan sembunyi setelah memfitnah dan merugikan nama baik orang. Akui kesalahan, selesai masalahnya," tukas Riki sembari mengimbau agar warga bijak mengunakan media sosial.
Beri Klarifikasi
Sementara itu, menanggapi postingan akun FB Serdadu Langit yang mencurigai sejumlah pihak sengaja mengulur waktu agar limit perhitungan suara habis dan perhitungan suara Pilpres dialihkan ke Bengkalis ditanggapi serius oleh Camat Riki. Pihaknya tak ingin opini menyesatkan itu mempengaruhi pola pikir masyarakat lantaran persoalan kisruh rekapitulasi perhitungan suara PPK Mandau tak terkait suara Pilpres, namum suara Pileg.
"Ini yang perlu kita luruskan. Heboh-heboh perhitungan suara di PPK Mandau terkait suara Pileg dan bukan Pilpres. Tapi kenapa ini yang kemudian dikaitkan dengan kami. Kan jadi aneh, dan terkesan tak mengerti persoalan," jelas Riki.
Disisi lain, postingannya akun Serdadu Langit yang sudah di screenshot itu kini menjad? barang bukti. Berikut postinganya: 'Kepada masyarakat Kota Duri, Kecamatan Mandau mohon perhatian KPU Kecamatan Mandau bekerja tidak optimal dicurigai ini adalah sengaja agar limit waktu habis. Dan nanti tinggal penghitungan suara presiden akan dialihkan ke pulau Bengkalis.
Jelas ini akan mudah bagi mereka melakukan kecurangan karena basis masa dan rakyat sulit untuk datang ke pulau Bengkalis, mengingat itu pulau nyebrang laut.Ini adalah bentuk kecurangan Camat Mandau mengatakan Jokowi menang di Mandau padahal Jokowi tidak di sukai di Mandau. Untuk itu, kepada masyarakat kota Duri agar merapat ke kantor camat Mandau agar suara Prabowo dan kotak suara jangan dibawa ke Bengkalis ,mari kita jihad. Perlu diketahui bupati Bengkalis dan camat Mandau beradik kandung Mereka team sukses Jokowi, Tolak kotak suara dibawa ke Bengkalis Hentikan rencana penghitungan dibawa ke pulau Bengkalis Mohon sampaikan tulisan ini ke pak Prabowo. sumber (RPZ).