Kades Gunung Malelo Komitmen Galian C Ilegal Tidak Boleh Beroperasi

Kades Gunung Malelo Komitmen Galian C Ilegal Tidak Boleh Beroperasi

portalriau.com - KAMPAR, Kepala Desa ( Kades ) Gunung Malelo,Hidayat Matri,S.pdi dengan didampingi perangkatnya bersama Bhabinkamtibmas desa Gunung Malelo,Brigadir Faisal Boebata ,Satpol PP Kecamatan Koto Kampar Hulu turun kelokasi Kuari atau Galian C  yang beroperasi diduga secara ilegal tepatnya berada didusun V desa Gunung Malelo,Kecamatan Koto Kampar Hulu,Kabupaten Kampar,Provinsi Riau,Minggu siang (9/2/2020).

 

Informasi yang didapat bahwa alat berat tiba dikuari yang berada didusun V desa Gunung Malelo tersebut  sabtu dini hari sekitar pukul 03.00 wib dan minggu paginya langsung beroperasi serta Ironisnya pemerintah desa ( Pemdes ) Gunung Malelo tidak mengetahui bahwa akan ada aktivitas Galian C beroperasi.

 

" Kabar berita masuknya alat berat kita tidak tahu dan jam 11.00 wib tadi ada warga kita yang menelpon saya bahwasanya ada alat berat beraktivitas melakukan pengambilan Pasir Batu ( Sirtu) didusun V desa Gunung Malelo dimana Galian C yang sedang beroperasi  tersebut tidak ada Rekomendasi dari desa serta tidak ada memiliki Izin sama sekali dengan masuk secara ilegal oleh karena itu secara tegas kita nyatakan hari ini ditutup tidak ada aktivitas Galian C lagi beroperasi didesa kita, ujar kepala desa Gunung Malelo,Hidayat Mathri,S.pdi menuturkan kepada reportaseindonesia.id dilokasi Galian C yang sedang beroperasi.

 

Lebih lanjut dikatakannya,Tadi sudah kita panggil pengelola kita suruh tutup sesuai dengan arahan bapak Camat Koto Kampar Hulu serta bapak Kapolsek XIII Koto Kampar dan juga komitmen pemerintahan kecamatan koto kampar hulu serta Pucuk Adat Se - Koto Kampar Hulu bahwa tidak ada Galian C diwilayah kecamatan koto kampar hulu ini.

 

" Harapan kami dari pemdes Gunung Malelo agar semua Investor supaya dapat mematuhi komitmen ini karena untuk menjaga kelestarian alam koto kampar hulu sebab koto kampar hulu ini  desanya masih alami dimana rumah- rumah masyarakat banyak berada dipinggir- pinggir sungai sehingga akan menimbulkan kekuatiran kita seperti longsor dan lain sebagainya,"pungkasnya.(Dpr/Edi/Rilis)

Berita Terkait

Pergantian Antar Waktu, Muslimin Hadi Wibowo Dilantik Gantikan Almarhum Polma Tambunan

Labuhanbatu, Portalriau.com- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Labuhanbatu secara resmi melantik Muslimin Hadi Wibowo sebagai anggota DPRD melalui mekanisme Penggantian Antar Waktu (PAW) tahun…...

7 Rekomendasi Film Korea Romantis dengan Kisah Cinta yang Bikin Baper

Film Korea romantis selalu punya cara tersendiri untuk membuat penonton ikut terbawa perasaan. Ada kisah cinta pertama yang penuh kenangan, hubungan yang diuji oleh keadaan,…...

Depi Rusdianto Siap Mengadu ke Dewan Pers, Namanya dicatut di Media Online

BENGKALIS, – Portalriau.com-- Depi Rusdianto, Hulubalang Tameng Adat Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Bathin Solapan, menyatakan keberatan atas pemberitaan yang beredar di sejumlah media online…...

Peringati Hari Pangan Nasional, Pemkab Labuhanbatu Gelar Gerakan Pasar Murah di Rantau Selatan

Labuhanbatu, Portalriau.com- Turut berpartisipasi di Hari Pangan Nasional, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Labuhanbatu di bawah kepemimpinan Bupati dr. Hj. Maya Hasmita, Sp.OG, melaksanakan Gerakan Pasar Murah…...

Hari Santri 2026, Wabup Tegaskan Santri Harus Menguasai Teknologi Dan Berperan Menuju Indonesia Emas

Labuhanbatu, Portalriau.com- Wakil Bupati Labuhanbatu H. Jamri ST, mengatakan hari santri 2026, mengusung tema "Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas". Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati…...