Menelusuri Sungai Batang Lubu untuk Menikmati Keindahan Air Terjun Katobung

Menelusuri Sungai Batang Lubu untuk Menikmati Keindahan Air Terjun Katobung

ROKAN HULU-Pesona Air Terjung Katobung, di Desa Tangun, Kecamatan Bangun Purba, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul),  memang  sangat luar biasa, pasti setiap orang jika berada di tempat ini akan berdecak kagum, karena keindahan air terjun dan hutannya masih perawan dan asri. 

Sebagaian warga mengatakan kalau Air Terjun Katobung ini, berada di Desa Papaso, Kecamatan Batang Lubu Sutam, Kabupaten Padang Lawas (Palas), Provinsi Sumatera Utara (Sumut), sebab memang posisi tepat berada diperbatasan.


Kini tidak menjadi masalah, karena menentukan batas wilayah itu, memang tugasnya pemerintah, namun baik warga Rohul dan Palas, sama-sama rukun di tempat itu, apalagi di wilayah obyek wisata Air Terjun Katobung.

Untuk mencapai lokasi Air Terjung Katobung ini, para pengunjung hanya bisa menggunakan transportasi jalur sungai Batang Lubu dengan menggunakan Boat Warga tempatan menyewakan perahu mesin untuk setiap pengunjung yang datang. 


Salah satu keunggulan wisata ini selain pesona air terjun yang memukau para wisatawan. Di perjalanan dengan menggunakan perahu mesin, kemudian dapat menikmati hutan alam yang masih terjaga dengan menelusuri sungai Batang Lubu.

Diperjalanan juga, para wisatawan bisa melupakan stres pikiran, karena beban kerja di kantor, karena ada pemandangan binatang kera yang siap menyapa. Selain itu  bisa  juga bisa mengalihkan pandangan pada  aktifitas warga tempatan yang bekerja sebagai penambang emas. Baik menggunakan tenaga manual maupun tenaga mesin.

Untuk menuju Air Terjun Katobung, dibutuhkan waktu 1 jam perjalanan dengan menggunakan perahu mesin milik warga tempatan dengan jarak lebih kurang 20 KM dari perumahan warga setempat.

Namun untuk menempuh potensi yang terpendam itu, perjuangan berat akan ditempuh. Untuk menempuh air terjun utama tersebut, seperti  harus berjalan kaki, menyusuri jalan setapak dan sungai-sungai kecil.

Keindahan air terjun dapat dinikmati dari air terjun paling dasar hingga paling atas. Kanopi hutan yang masih rindang, menghalangi sengatan sang surya menerpa kulit.

Untuk tingkat pertama, air terjun ini cukup memikat dengan tinggi sekira lima meter, aliran air terjun menuju bebatuan yang cukup besar dan langsung menuju Sungai Batang Lubu.

Air terjun kedua dengan ketinggian sekitar 2 meter, memiliki arus yang kecil. Membentuk aliran semacam kolam di bagian bawahnya dengan bebatuan yang cukup terjal bercampur pasir pada alirannya, tapi cukup aman untuk sekedar melihat dari dekat, bagi pengunjung jika mendokumentasikan diri atau berpoto-poto.

Beranjak ke air terjun ketiga, ini memiliki tinggi sekitar 9 meter, pahatan-pahatan alam membentuk ukiran alam nan indah di sekeliling tebing dilewati anak sungai. 

Air Terjun ini merupakan spot utama untuk para pelancong bisa merasakan segarnya air terjun yang masih alami ini.

Meskipun medan yang cukup berat menuju lokasi ini benar-benar akan terbayar lunas ketika merasakan deburan air jatuh menerpa wajah setiap pengunjung yang ada. Di sini  juga para wisatawan bisa berenang untuk merasakan sensasi kesegaran air terjun ini.

Menurut Pemandu Perjalanan Wisata Air Terjun Katobung, Bisman Nasution mengatakan, nama Katobung ini didapat dari sebuah kesenian daerah berupa gendang yang ditabuh “Warga setempat menyebutnya Katobung”. 

Konon katanya nama tersebut diberikan langsung dari Raja-Raja di zaman kerajaan dahulu.

Dijelaskannya air terjun Katobung ini memiliki tujuh tingkatan. Namun saat ini yang baru bisa dimanfaatkan hanya sampai ketingkat ketiga.

"Sebenarnya air terjun ini ada tujuh tingkat, tapi baru tiga tingkatan yang terkelola," ungkapnya.

Sementara itu, salah seorang pengunjung dari Ujung Batu, Surya yang baru pertama ke objek wisata ini mengaku terpesona dengan keindahan alam di air terjunnya serta diperjalanan dirinya sangat menikmati panorama keindahan alam sang pencipta dan semua beban pekerjannya selama ini dia rasakan seakan hilang.

Bagi anda yang kebetulan lewat ke Kabupaten Rohul, tidak ada salahnya, kalau untuk singgah dan mencoba menikmati objek wisata air terjun Katobung dengan modal Rp 50 ribu, tentu sudah bisa menikmati wisata alam yang menentramkan jiwa.  (dpr/raj)

Berita Terkait

Depi Rusdianto Siap Mengadu ke Dewan Pers, Namanya dicatut di Media Online

BENGKALIS, – Portalriau.com-- Depi Rusdianto, Hulubalang Tameng Adat Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Bathin Solapan, menyatakan keberatan atas pemberitaan yang beredar di sejumlah media online…...

Peringati Hari Pangan Nasional, Pemkab Labuhanbatu Gelar Gerakan Pasar Murah di Rantau Selatan

Labuhanbatu, Portalriau.com- Turut berpartisipasi di Hari Pangan Nasional, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Labuhanbatu di bawah kepemimpinan Bupati dr. Hj. Maya Hasmita, Sp.OG, melaksanakan Gerakan Pasar Murah…...

Hari Santri 2026, Wabup Tegaskan Santri Harus Menguasai Teknologi Dan Berperan Menuju Indonesia Emas

Labuhanbatu, Portalriau.com- Wakil Bupati Labuhanbatu H. Jamri ST, mengatakan hari santri 2026, mengusung tema "Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas". Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati…...

Merajut Keberagaman di Bumi Ikabina En Pabolo, Malam Seni Budaya Labuhanbatu Pukau Ribuan Warga

Labuhanbatu,Portalriau.com- Kemeriahan Hari Jadi Kabupaten Labuhanbatu ke-81 tahun 2026 berlangsung semarak dan penuh khidmat. Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu menggelar Malam Pagelaran Seni dan Budaya yang dipusatkan…...

Semarakkan HUT ke-81 Pemkab Labuhanbatu, Ribuan Masyarakat Panai Tengah Antusias Ikuti Jalan Santai

Labuhanbatu, Portalriau.com- Ribuan warga Kecamatan Panai Tengah memadati Lapangan Ika La Iya, Labuhanbilik, pada Minggu (11/10/2026). Kehadiran masyarakat yang antusias ini dalam rangka mengikuti kegiatan…...