Menteri LHK: Pemerintah Antisipasi Kemarau dengan Modifikasi Cuaca Hari Hujan

Menteri LHK: Pemerintah Antisipasi Kemarau dengan Modifikasi Cuaca Hari Hujan

Portalriau.com-Menteri LHK saat memberikan keterangan pers usai Rapat Terbatas, Selasa (23/6/20202).

 

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Siti Nurbaya, menyampaikan bahwa antisipasi kondisi kemarau sebagaimana terjadi di fase Maret-April Pemerintah telah melakukan modifikasi cuaca yakni rekayasa hari hujan.   

 

Lebih lanjut, Menteri LHK sampaikan secara spesifik  sudah dipelajari perilaku iklim maupun hotspot serta waktu-waktu ledakan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang rata-rata di Agustus minggu kedua-ketiga sampai di September minggu pertama.

 

“Kalau kita pelajari perilaku hotspot-nya, maka sebetulnya di Riau itu, di Sumatra bagian utara; Riau, Aceh, sebagian Sumut itu ada 2 fase krisis. Fase pertama, yaitu di bulan-bulan Maret-April,” ujar Menteri LHK saat memberikan keterangan pers usai mengikuti Rapat Terbatas (Ratas), Selasa (23/6).

 

Fase keduanya, menurut Menteri LHK, masuk di bulan Juni, Juli, dan seterusnya yang nanti puncaknya di bulan September atau Agustus akhir.

 

Menurut Menteri LHK, dengan teknologi modifikasi cuaca atas analisis BMKG dan dilaksanakan oleh BPPT, didukung oleh pesawat TNI-AU karena belum punya pesawat sendiri, hal itu bisa dilakukan dan sudah melewati fase krisis pertama di Riau.

 

“Kenapa ini penting, karena fase kemarin itu kenapa dia krisis; ada Covid, lalu Lebaran, makanya itu kita coba atasi begitu rupa. Pemerintah berupaya, Bapak Presiden perintahkan jangan ada masalah di hari Lebaran dan seterusnya,” kata Menteri LHK.

 

Oleh karena itu, Menteri LHK sampaikan bahwa Pemerintah melakukan modifikasi cuaca ini di beberapa tempat di Sumatra yang sudah dilakukan pada tanggal 13-31 Mei, sehingga Lebaran tidak ada asap kemudian akan diteruskan dan ini hasilnya.

 

“Jadi ada korelasi antara modifikasi hari hujan. Jadi awannya direkayasa, diinduksi sehingga punya banyak uap air sehingga jatuh jadi hujan dan itu bisa berpengaruh, itu akhirnya dia membasahi gambut. Membasahi gambut juga, kemudian memberi air juga untuk embung-embung yang dibangun,” ujarnya.

 

Nanti setelah dari dan dengan yang sudah dilalui di Riau, menurut Menteri LHK, ternyata dia basah gambutnya sehingga tidak terjadi asap-asap itu dan dilakukan kembali di Kalimantan.

 

Kalimantan kalau menurut BMKG, lanjut Menteri LHK, itu akan kencang hotspot, panasnya atau hari keringnya yang masuk musim kemaraunya itu kira-kira di bulan Juli, Juli masuk ke Agustus, nanti beratnya di Agustus akhir masuk ke September sehingga itu dilakukan lagi di Kalimantan.

 

Ini, menurut Menteri LHK, sudah dipersiapkan dan akan didukung oleh BNPB, pasti BPPT, BMKG, TNI dan lain-lain, yang diarahkan oleh Menko. Ia menambahkan nanti di bulan Agustus masuk ke September, Pemerintah harus lihat lagi yang Sumatra.

 

“Ini mudah-mudahan bisa menjadi solusi yang ada formatnya, begitu ya, daripada memadamkan terus, gitu, jadi ini dengan sistematis kita persiapkan,” pungkas Menteri LHK. (Sumber : Dewa Arunan / Erizal )

Berita Terkait

Pergantian Antar Waktu, Muslimin Hadi Wibowo Dilantik Gantikan Almarhum Polma Tambunan

Labuhanbatu, Portalriau.com- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Labuhanbatu secara resmi melantik Muslimin Hadi Wibowo sebagai anggota DPRD melalui mekanisme Penggantian Antar Waktu (PAW) tahun…...

7 Rekomendasi Film Korea Romantis dengan Kisah Cinta yang Bikin Baper

Film Korea romantis selalu punya cara tersendiri untuk membuat penonton ikut terbawa perasaan. Ada kisah cinta pertama yang penuh kenangan, hubungan yang diuji oleh keadaan,…...

Depi Rusdianto Siap Mengadu ke Dewan Pers, Namanya dicatut di Media Online

BENGKALIS, – Portalriau.com-- Depi Rusdianto, Hulubalang Tameng Adat Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Bathin Solapan, menyatakan keberatan atas pemberitaan yang beredar di sejumlah media online…...

Peringati Hari Pangan Nasional, Pemkab Labuhanbatu Gelar Gerakan Pasar Murah di Rantau Selatan

Labuhanbatu, Portalriau.com- Turut berpartisipasi di Hari Pangan Nasional, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Labuhanbatu di bawah kepemimpinan Bupati dr. Hj. Maya Hasmita, Sp.OG, melaksanakan Gerakan Pasar Murah…...

Hari Santri 2026, Wabup Tegaskan Santri Harus Menguasai Teknologi Dan Berperan Menuju Indonesia Emas

Labuhanbatu, Portalriau.com- Wakil Bupati Labuhanbatu H. Jamri ST, mengatakan hari santri 2026, mengusung tema "Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas". Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati…...