Disdik Pelalawan Bantah Terjadi Pemotongan Dana BOSDA
PORTALRIAU,PANGKALANKERINCI-Bendahara Pengelola Dana bantuan Biaya Operasional Sekolah Daerah (BOSDA) di Dinas Pendidikan Pelalawan Riswan Daulai membantah keras adanya isu pemotongan dana BOSDA 7 disetiap sekolah dilakukan pihak Disdik Pelalawan. Pasalnya, pencaiaran dana BOSDA langsung ditransper kemasing-masing rekening setiap sekolah yang mendapat dana bantuan BOSDA tersebut.
Bantahan itu dibeberkan bendahara Pengelola Dana BOSDA Disdik Pelalawan Riswan Daulai kepada Media ini saat ditemui diruangkerjanya baru-baru ini di Pangkalan Kerinci.Ditegaskan Riswan Daulai, sebenarnya isu tudingan ada pemotongan dana BOSDA 7 persen itu tidak benar sama sekali.”Karena seluruh dana BOSDA yang dianggarkan melalui dana APBD pelalawan setiaptahunnya itu diperuntukan bagi masing-masing sekolah yang ada di kabupaten Pelalawan langsung kami transper kesetiap rekening setiap sekolah penerima secara utuh tanpa ada disunat sedikitpun.Jadi kita transper jumlah dana BOSDA kesetiap rekening setiap sekolah sesuai jumlah diajukan masing-masing sekolah,”tegas Daulai.
Bahkan Riswan Daulai menjelaskan bahwa dana BOSDA dianggarkan di APBD Pelalawanm setiaptahunnya untuk mendukung program Pelalawan cerdas yang diprogramkan Bupati Pelalawan selama kepemimpinannya sebagai kepala Daerah.Adanya dana BOSDA dianggarkan di APBD Pelalawan setiap tahunnya yang tahun ini jumlahnya sebesar 21 Miliyar untuk bantuan dana BOSDA disetiap sekolah SD dan SMP se-Kabupaten Pelalawan.”Dana BOSDA dianggarkan ada dasar hukumnya karena ada ketentuan khusus membolehkan dianggarkannya dana BOSDA oleh pemerintah daerah yang namanya dalam item ketentuan dikpmendikbud RI dalam perubahan ketentuan terbarunya adalah penambahan Dana Penyelenggaraan Pendidikan.Jadi dianggarkannya alokasi dana BOSDA oleh Pemkab Pelalawan melalui Disdik Pelalawan untuk membantu biaya kekurangan dana operasional bagi setiap sekolah yang telah diberikan dana BOS dari bantuan pusat seperti dana bantuan dari BOSDA untuk biaya kegiatan ekstrakurikuler yang ada disetiap sekolah di Pelalawan,”terang Riswan Daulai bendahara dana BOSDA Disdik Pelalawan.
Bantahan isu dana BOSDA di sunat juga dibantah keras Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) BOSDA DisdikPelalawan M Zalal kepada media.Menurut Sekretaris Disdik, kalau dirinya sendiri selaku KPA dana BOSDAtidak pernah ada sama sekali perintahkan dilakukan pemotongan dana BOSDA tersebut.”Yang dipotong dana BOSDA adalah dana pajaknya.Saya sendiri tidak pernah sama sekali turun mengantarkan pencairan uang ke setiap sekolah yang ada di Pelalawan yang mendapat dana BOSDA apalagi mengantarkan kesetiap sekolah yang jauh wilayahnya seperti dikecamatan Teluk Meranti dan di Kuala Kampar,”terang Sekretaris Disdik Pelalawan.
M Zalal mengakui bahwa yang menjadi KPA pelaksana kegiatan dana BOSDA diperuntukan seluruh sekolah SD/SMP se-Pelalawan tahun ini memang dirinya.Namun setiap dilakukan pencairannya, saya tak ada pernah perintahkan pada siapapun untuk dilakukan pemotongan dana BOSDA tersebut ketika setiap dilakukan pencairan dana BOSDA kesetiap sekolah selama ini,”bantah M Zalal. (DPR)